Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 34 desa persiapan di Kabupaten Sikka kini sedang dalam masa uji coba. Sisa waktu masa uji coba tinggal satu setengah tahun saja. Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo alias Robby Idong memastikan tahun depan desa-desa persiapan menjadi definitif.
“Desa-desa persiapan, saya pastikan tahun 2019 nanti akan selesai, jadi definitif,” ungkap Robby Idong pada sidang paripurna DPRD Sikka, Kamis (22/11).
Terkait desa-desa persiapan ini, disuarakan oleh Fraksi Partai Nasdem, Fraksi PAN dan Fraksi Partai Golkar pada pemandangan umum fraksi. Fraksi Partai Nasdem meminta penjelasan pemerintah tentang syarat-syarat yang harus dipenuhi desa persiapan untuk menjadi desa definitif. Nasdem meminta keseriusan pemerintah untuk memroses definitif semua desa persiapan sebelum masa uji coba selesai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal yang sama diungkapkan Fraksi PAN. Menurut PAN, desa-desa persiapan yang sudah dikukuhkan dengan Surat Keputusan Bupati Sikka, hanya menjalani masa persiapan paling lama sampai dengan tahun 2019. Jika sampai akhir tahun 2019 belum didefinitifkan maka secara otomatis desa-desa persiapan tersebut dinyatakan gugur dan tidak akan diprosses lebih lanjut.
Ketua Fraksi Partai Golkar Maria Angelorum Mayestatis juga meminta penjelasan pemerintah terkait langkah-langkah pemerintah terhadap 34 desa persiapan dalam proses menuju desa definitif. Mayestatis menegaskan Fraksi Partai Golkar siap mendukung kelanjutan proses dimaksud.
Robby Idong menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 5 Perda Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penataan Desa, pembentukan desa harus memenuhi persyaratan antara lain syarat administrasi, syarat teknis, dan syarat fisik kewilayahan. Sesuai mekanisme pembentukan, desa persiapan dapat ditingkatkan statusnya menjadi desa dalam jangka waktu paling lama 3 tahun sejak ditetapkan sebagai desa persiapan.















