Rencana Naik Haji, Rumah Kontrakan Pammu Terbakar

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 26 November 2018 - 19:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kobaran api melahap dua buah kios di Desa Namangkewa Kecamatan Kewapante, Senin (26/11) pagi

Kobaran api melahap dua buah kios di Desa Namangkewa Kecamatan Kewapante, Senin (26/11) pagi

Maumere-SuaraSikka.com: Sesuai jadwal, Senin (26/11) pagi ini, Pammu bersama istrinya Madira akan memeriksakan kesehatan untuk rencana naik haji. Pemeriksaan kesehatan pun dibatalkan, karena dinihari sekitar pukul 04.00 Wita rumah kontrakan mereka di Jalan Nairoa Dusun Namangjawa Desa Namangkewa Kecamatan Kewapante habis terbakar.
Suami istri ini tampak duduk lemas di belakang salah satu kios milik keluarga yang tidak jauh dari lokasi kegiatan. Sejumlah keluarga menghibur pasangan suami istri yang sudah 9 tahun merantau di Kabupaten Sikka. Kehidupan merantau itu dihabiskan di Kecamatan Kewapante, termasuk 4 tahun terakhir mengontrak rumah milik Willy Rakeng persis di samping jalan negara Trans Maumere-Larantuka.
Pagi itu Pammu bersama istrinya, serta menantu dan keponakan sedang tertidur pulas di rumah permanen berukuran 7×10 meter. Mereka dikagetkan dengan teriakan tetangga yang melihat api berkobar dari rumah kontrakan sekaligus kios sembako tersebut. Dalam kondisi panik, empat orang penghuni rumah ini langsung menyelamatkan botol-botol bensin dan 2 buah sepeda motor, kemudian sejumlah dokumen penting.
“Tidak ada lagi yang bisa kami selamatkan, kecuali motor dan beberapa dokumen penting. Pakaian hanya di badan saja. Semua barang di kios terbakar,” ungkap Madira kepada media ini.
Kobaran api cepat merambat ke kios sebelah yang bangunannya terbuat dari bahan bambu. Kios ini dikontrak oleh Patola, yang tidak lain adalah kakak kandung Madira. Patola bersama istrinya Lawila sudah satu bulan ini pulang kampung.
Openg, salah satu saksi mata menyebutkan masyarakat yng mengetahui terjadinya peristiwa kebakaran langsung mendatangi lokasi kejadian. Masyarakat pun membantu memadamkan api dengan cara manual saja. Menurut dia, beruntung waktu itu ada mobil tangki air yang melintasi jalan di depan lokasi kejadian.
“Ada mobil tangki air yang lewat. Kebetulan di tangki masih ada air. Akhirnya kita semprot api menggunakan selang,” cerita Openg.
Openang menambahkan sebenarnya masyarakat sudah meminta bantuan mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Dinas Pol PP dan Pemadam Kebakaran. Namun mobil damkar tidak bisa dikeluarkan dari kantor karena terhalang mobil lain yang dalam keadaan rusak.
Hormidas Lomi, saksi lain menyampaikan kurang lebih setelah satu jam, api mulai pelan-pelan dapat dipadamkan. Tidak lama berselang datang mobil water cannon milik Polres Sikka, yang kemudian memadamkan seluruh api.
Pantauan media ini di lokasi kejadian, puluhan karung beras dibiarkan berserakan di depan kios yang terbakar. Beberapa hari sebelumnya, Pammu sempat berbelanja puluhan karung beras seharga Rp 10 juta. Polisi telah membentang garis polisi di lokasi kejadian.
Sesuai laporan Polsek Kewapante, diduga kebakaran ini akibat hubungan arus pendek listrik. Taksasi kerugian yang dikonfirnasi ke media ini yakni sebesar kurang lebih Rp 315 juta.*** (eny)
Baca Juga :  Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Berita Terkait

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional
Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA

Pemain Perss Soe merayakan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya, Jumat (7/8)

Daerah

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:42 WITA