Panjat Tembok Setinggi 5 Meter, AF Karungkan Rangka dan Mesin Yupiter
Dibaca 28 kali
Wakapolres Sikka Kompol Iwan Iswahyudi sedng memberikan keterangan pers terkait kasus pencurian kendaraan bermotor, Senin (3/12) di mapolres Sikka
Maumere-SuaraSikka.com: Aksi AF mencuri motor di Kabupaten Sikka sepertinya terbilang nekad. Dia berhasil memanjat tembok berpagar duri setinggi kurang lebih 5 meter. Kemudian membongkar sebuah motor merek Yupiter, memisahkan rangka dan mesin, dan memasukan ke dalam dua buah karung bekas.
Pelaku lalu membawa rangka dan mesin Yupiter ke sebuah bengkel untuk dirakit ulang kembali menjadi sebuah motor. Rencananya motor tersebut akan dia jadikan sarana untuk ojek. Namun belum sempat rencana itu terlaksana, polisi terlebih dahulu berhasil meringkusnya.
Wakapolres Sikka Kompol Iwan Iswahyudi dalam keterangan pers di Mapolres Sikka, Senin (3/12), menjelaskan kasus pencurian kendaraan bermotor ini terjadi pada Rabu (7/11) lalu. Setelah mendapatkan laporan dari korban, polisi akhirnya berhasil meringkus AF pada Jumat (30/11) dini hari. AF dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
AF merupakan seorang warga yang tinggal dekat gudang Mack Motor di Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Setiap hari dia melintas di depan gudang yang letaknya persis di samping Jalan Don Slipi.
“Tiga hari sebelum melancarkan aksinya, AF sempat melihat karyawan Mack Motor memindahkan sejumlah motor ke gudang. Dari situ timbul niatnya untuk melakukan pencurian,” jelas Iwan Iswahyudi yang didampingi Kanit Reskrim Sang Nyoman Parwara.
Kepada wartawan, AF mengaku terlebih dahulu memanjat sebuah tiang listrik yang ada di sekitar tembok. Setelah itu dia menuju ke gudang yang letaknya agak ke dalam. Dengan bekal parang dan obeng yang sudah dia bawa dari rumahnya, AF lalu menjebolkan dinding gudang yang terbuat dari asbes.
AF kesulitan membawa motor dalam keadaan utuh, karena harus melewati tembok yang terkunci. Tapi dia pun tidak hilang akal. Dia membongkar semua mesin dan rangka motor. AF memang sudah merencanakan matang, sehingga saat melakukan aksi dia membawa lengkap kunci-kunci kendaraan bermotor.
Setelah Yupiter sudah tercerai-berai, dia memasukkan rangka dan mesin dalam karung yang berbeda. AF menyelamatkan terlebih dahulu rangka motor, lalu kemudian menyusul bagian mesinnya. Semuanya dia lakukan sendiri.
“Saya isi dalam karung, lalu ikat dengan tali nilon. Terus saya panjat tembok, dan tarik karung ke atas. Tidak ada yang bantu, saya sendiri saja,” cerita AF.
Wakapolres Sikka Iwan Iswahyudi menambahkan usai melakukan penangkapan terhadap tersangka, penyidik langsung melakukan pra rekonstruksi. Hingga kini polisi masih terus melakukan pengembangan untuk menggali sebanyak mungkin informasi tentang kasus pencurian kendaraan bermotor ini.*** (eny)