Sadis! Usus Terburai, Darmo Tewas di Mesin Penggilingan Aspal

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 8 Desember 2018 - 15:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 187 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban kecelakaan kerja di mesin penggilingan aspal milik PT Waigete Abadi, Sabtu (8/12)

Korban kecelakaan kerja di mesin penggilingan aspal milik PT Waigete Abadi, Sabtu (8/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah peristiwa kecelakaan kerja terjadi pada Sabtu (8/12) di lokasi Aspal Mixing Plan (AMP) milik PT Waigete Abadi yang terletak di Desa Egon Kecamaan Waigete, kurang lebih 18 kilometer dari Kota Maumere Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Damianus Ola Lewar yang biasa dipanggil Darmo,  terjepit di mesin penggilingan aspal. Bagian ususnya terburai keluar.
Seperti disaksikan media ini di lokasi kejadian, tubuh warga Dusun Tanabae Desa Ojang Kecamatan Talibura itu terjepit di mesin penggilingan aspal. Kepalanya menggantung ke bawah. Wajahnya tidak kelihatan, karena dari bagian dada hingga kepala sudah ditutup dengan kain. Tampak ada darah yang membekas di tanah. Sementara kaki korban hanya tampak sebelah saja. Di bagian kaki korban ada sebuah sandal jepit yang diperkirakan milik korban.
Sinduadi Saputro, operator AMP, yang ditemui di lokasi kejadian menuturkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.10 Wita pagi tadi. Saat kejadian dia sedang berada di ruangan operator. Dia mengetahui peristiwa itu setelah diberitahu oleh Rinto, salah seorang pekerja. Dengan cepat Sinduadi Saputro langsung mematikan mesin penggilingan.
Rinto menerangkan ketika itu dia sedang membersihkan debu di sekitar konveor. Lalu dia melihat ada darah di bagian bawah mesin penggilingan. Begitu menengadah ke atas, Rinto laget melihat kepala korban sedang tergantung, dengan sebagian tubuh korban dalam posisi terjepit mesin penggilingan. Korban sudah dalan keadaan meninggal dunia.
Menurut Sinduadi Saputro waktu itu pekerjaan produksi penggilian aspal sudah selesai. Mereka beroperasi sejak pukul 05.00 Wita. Biasanya kalau sudah selesai produksi, mesin penggilingan harus diberi pelumas. Saat mengisi pelumas, mesin dalam keadaan mati, tetepi gear dryer tetap berfungsi.
Korban waktu itu sedang mengisi oli ke dalam mesin penggilingan. Diperkirakan korban terpeleset karena areal di sekitar itu cukup licin. Kemungkinan ketika terpeleset, korban terjatuh pada gear dryer, sehingga korban ikut berputar bersama gear dryer.
Kapolsek Waigete Sipri Raja menerangkan setelah mendapat informasi tentang peristiwa itu dia langsung menghubungi Tim Inafis Polres Sikka untuk melakukan identifikasi. Tim Inafis yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan identifikasi, dan mengeluarkan korban dari mesin penggilingan aspal. Korban dikeluarkan secara manual dengan bantuan beberapa pekerja di perusahaan tersebut.
Ketika kain yang menutup dada hingga kerpala korban dibuka, tampak bagian perut korban sudah terobek lebar. Usus-usus korban terburai keluar dari tubuh korban. Tim Inafis secara sangat hati-hati mengeluarkan tubuh korban, sehingga tidak ada bagian dari tubuh korban yang tertinggal. Jasad korban kemudian dibungkus dengan selembar plastik berwarna putih.
Tim dokter dari Puskesmas Waigete yang tiba di lokasi pukul 13.15 Wita langsung mengambil tindakan medis dengan melakujkan visum et repertum. Korban kemudian dibawa ke RSUD TC Hillers untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.*** (eny)
Baca Juga :  4 Unit HP Milik BNI Maumere, Melayang di Semarak Ultah Yapenthom

Berita Terkait

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA