Lawan Serius Jokowi adalah Hoax dan Penyebar Hoax

0
175
Lawan Serius Jokowi adalah Hoax dan Penyebar Hoax
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira
Maumere-SuaraSikka.com: Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (AHP) menyebut Joko Widodo sangat layak didukung menjadi Presiden RI untuk periode yang kedua. Lawan serius Jokowi adalah informasi hoax dan para penyebar hoax.
Menurut anggota Komisi I DPR RI ini, setidaknya ada tiga kriteria bagi pemilh rasional untuk memantapkan pilihannya pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Tiga kriteria itu adalah kinerja, pribadi, dan lingkungan. Dari tiga kriteria ini, tidak ada alasan bagi siapa pun untuk menyerang Jokowi.
“Soal kinerja saya kira tidak perlu diragukan, sejak dari Solo hingga sekarang jadi presiden. Track record pibadi Jokowi cukup baik. Lingkungannya pun sangat mendukung. Karena tidak bisa menyerang dari sisi ini, orang lalu mencari alasan yang irasional untuk menyerang Jokowi,” ujar dia dalam diskusi terbatas dengan para awak media di Kopi Mane Maumere, Senin (10/12).
Dia mengatakan selama ini serangan yang dilakukan kepada Jokowi lebih banyak berasal dari konten-konten hoax dengan berbagai macam isu seperti PKI, tenaga kerja asing, keturunan Cina, dan segala macam isu lain yang bersifat hoax. Dan serangan seperti itu, ujarnya, masih terus dilakukan, dan akan tetap dilalukan.
AHP menyebut salah satu informasi hoax yang menyedot perhatian adalah kasus Ratna Sarumpaet. Awalnya banyak orang percaya dengan apa yang dialami aktivis perempuan itu. Tetapi setelah dicek kebenarannya, ternyata hanya sebuah informasi hoax. Dia menduga kasus Ratna Sarumpaet bukan satu-satunya, tetapi masih banyak isu hoax lain yang dirancang sedemikian rupa untuk mengadudomba masyarakat.
“Nah kita yang kita yang tahu dan paham, tentu tidak akan terganggu. Tetapi rakyat yang tidak tahu, bisa terjebak dengan konten-konten hoax tersebut. Karena itu saya imbau masyarakat untuk cerdas menerima informasi, jangan dulu cepat percaya. Cari tahu terlebih dahulu benar tidaknya sebuah informasi,” ucap AHP.
AHP mengatakan dewasa ini isu menjadi sesuatu yang sangat menentukan menjelang Pilpres 2019. Dan yang paling menonjol yakni politik identitas, yang dimainkan sebagai instrumen sejak Pemilihan Gubernur DKI hingga sekarang. Dia mengajak masyarakat untuk benar-benar menyaring isu yang digulirkan ke tengah masyarakat, sehingga tidak terjebak atau terjerumus pada informasi hoax.
“Dari dialog dan diskusi yang saya ikuti, saya merasakan betul bagaimana ada yang sengaja menciptakan isu hoax untuk membuat arus informasi ke tengah masyarakat menjadi kabur,” lanjut dia.
AHP berharap pelaksanaan Pilpres 2019 nanti berlangsung dalam suasana demokratis dengan semangat utama menjaga dan mempertahankan NKRI dan Pancasila. Dia meyakini sangat masyarakat Indonesia tidak terpengaruh dengan menyesatkan hanya untuk memenangkan Pilpres dengan cara-cara yang irasional.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini