Lawan Serius Jokowi adalah Hoax dan Penyebar Hoax

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Desember 2018 - 21:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 8 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira

Maumere-SuaraSikka.com: Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (AHP) menyebut Joko Widodo sangat layak didukung menjadi Presiden RI untuk periode yang kedua. Lawan serius Jokowi adalah informasi hoax dan para penyebar hoax.
Menurut anggota Komisi I DPR RI ini, setidaknya ada tiga kriteria bagi pemilh rasional untuk memantapkan pilihannya pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Tiga kriteria itu adalah kinerja, pribadi, dan lingkungan. Dari tiga kriteria ini, tidak ada alasan bagi siapa pun untuk menyerang Jokowi.
“Soal kinerja saya kira tidak perlu diragukan, sejak dari Solo hingga sekarang jadi presiden. Track record pibadi Jokowi cukup baik. Lingkungannya pun sangat mendukung. Karena tidak bisa menyerang dari sisi ini, orang lalu mencari alasan yang irasional untuk menyerang Jokowi,” ujar dia dalam diskusi terbatas dengan para awak media di Kopi Mane Maumere, Senin (10/12).
Dia mengatakan selama ini serangan yang dilakukan kepada Jokowi lebih banyak berasal dari konten-konten hoax dengan berbagai macam isu seperti PKI, tenaga kerja asing, keturunan Cina, dan segala macam isu lain yang bersifat hoax. Dan serangan seperti itu, ujarnya, masih terus dilakukan, dan akan tetap dilalukan.
AHP menyebut salah satu informasi hoax yang menyedot perhatian adalah kasus Ratna Sarumpaet. Awalnya banyak orang percaya dengan apa yang dialami aktivis perempuan itu. Tetapi setelah dicek kebenarannya, ternyata hanya sebuah informasi hoax. Dia menduga kasus Ratna Sarumpaet bukan satu-satunya, tetapi masih banyak isu hoax lain yang dirancang sedemikian rupa untuk mengadudomba masyarakat.
“Nah kita yang kita yang tahu dan paham, tentu tidak akan terganggu. Tetapi rakyat yang tidak tahu, bisa terjebak dengan konten-konten hoax tersebut. Karena itu saya imbau masyarakat untuk cerdas menerima informasi, jangan dulu cepat percaya. Cari tahu terlebih dahulu benar tidaknya sebuah informasi,” ucap AHP.
AHP mengatakan dewasa ini isu menjadi sesuatu yang sangat menentukan menjelang Pilpres 2019. Dan yang paling menonjol yakni politik identitas, yang dimainkan sebagai instrumen sejak Pemilihan Gubernur DKI hingga sekarang. Dia mengajak masyarakat untuk benar-benar menyaring isu yang digulirkan ke tengah masyarakat, sehingga tidak terjebak atau terjerumus pada informasi hoax.
“Dari dialog dan diskusi yang saya ikuti, saya merasakan betul bagaimana ada yang sengaja menciptakan isu hoax untuk membuat arus informasi ke tengah masyarakat menjadi kabur,” lanjut dia.
AHP berharap pelaksanaan Pilpres 2019 nanti berlangsung dalam suasana demokratis dengan semangat utama menjaga dan mempertahankan NKRI dan Pancasila. Dia meyakini sangat masyarakat Indonesia tidak terpengaruh dengan menyesatkan hanya untuk memenangkan Pilpres dengan cara-cara yang irasional.*** (eny)
Baca Juga :  Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terkait

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
PSG Juara Liga Champions 2026

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA