Komisi I DPR Usulkan Nagekeo Jadi Markas Korem 165 Flores-Sumba

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 14 Desember 2018 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 85 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPR RI Andreas Hugo Pareira saat kunjungan kerja di Kodam IX/Udayana Denpasar bali, Rabu (12/12)

Anggota Komisi I DPR RI Andreas Hugo Pareira saat kunjungan kerja di Kodam IX/Udayana Denpasar bali, Rabu (12/12)

Denpasar-SuaraSikka.com: Kodam IX/Udayana tengah merencanakan pembangunan Korem 165 Flores-Sumba. Ada empat lokasi yang sudah dilakukan survey, yakni Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo, dan Sumba Tengah. Komisi I DPR RI mengusulkan Kabupaten Nagekeo sebagai markas korem yang baru tersebut.
Usulan Komisi I DPR ini disampaikan ketika melakukan kunjungan kerja ke Kodam IX/Udayana, Rabu (12/12), di Denpasar Bali. Komisi I membidangi antara lain pertahanan dan keamanan, intelijen, IT dan komunikasi. Kunjungna kerja tersebut dimaksudkan untuk meninjau kesiapan TNI dalam mengamankan wilayah dan sekaligus mengetahui dari dekat perkembangan pembangunan Korem di lingkungan Kodam IX/Udayana.
Delegasi kunjungan kerja ini dipimpin Mayjen (Purn) Supiadin dari Fraksi Nadem dengan anggota delegasi antara lain Andreas Hugo Pareira, Efendi Simbolon, Nico Siahaan dari Fraksi PDI Perjuangan, Martin Manurung dari Fraksi Partai Gerindra, dan darizal dari Fraksi Partai Demokrat. Mereka diterima oleh Kasdam Brigjen Kasturi yang mewakili Pangdam Udayana.
Supiadin yang kurang lebih 10 tahun pernah bertugas di NTT menekankan pentingnya kesiapan prajurit TNI dan dukungan alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang memadai. Dalam hal pengembangan matra kekuatan TNI, mantan Pangdam Udayana ini mengingatkan TNI khususnya bidang perencanaan agar memperhatikan serius aspek lingkungan, aspek sosial budaya masyarakat, dan aspek proyeksi pengembangan ke masa depan.
Brigjen Kasturi menyinggung tantangan yang dihadapi Kodam Udayana yang meliputi tiga provinsi yakni Bali, NTB, dan NTT, yang mana terdapat beberapa wilayah batas negara, baik laut maupun darat, dengan Australia dan Timor Leste.
Berkaitan dengan rencana pengembangan matra darat, Asisten Perencanaan Kodam (Asrendam) Udayana Kolonel Mutaqim menjelaskan dalam Rencana Strategis 2020-2024 direncanakan dibangun 14 Koramil, 2 Kodim, 1 Batalyon Infanteri, dan 1 Korem.
Tentang rencana pembentukan Korem 165 Flores-Sumba, Mutaqin menyampaikan saat ini masih dalam tahap persiapan. Kodam udayana mencalonkan 4 daerah sebagai lokasi pembentukan Korem 165 yakni Desa Kolisia Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka, Desa Ndorurea Kecamatan Nagpanda Kabupaten Ende, Desa Tonggurambang Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, dan Desa Elu Kecamatan Katikutana Kabupaten Sumba Tengah.
Andreas Hugo Pareira, anggota Komisi I dari Daerah Pemilihan NTT 1 yang meliputi Flores, Lembata dan Alor, mengingatkan TNI harus tetap berpegang pada prinsip dukungan lingkungan, sosial budaya masyarakat dan prospek pengembangan ke depan. Dari tiga wilayah calon, relatif hanya di Desa Tonggurambang Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo saja yang tidak menghadapi kendala karena lokasi calon Korem adalah milik TNI.
Hal ini berbeda dengan di Sikka dan Sumba Tengah, yang mana tanah yang disiapkan merupakan lahan kementerian yang sebagian diduduki masyarakat. Sementara lokasi lain di Nangapanda, malah sebenarnya adalah tanah ulayat yang dalam sengketa adat antara pihak-pihak di masyarakat yang belakangan ini justeru menyeret TNI untuk berpiohak dan terlibat dalam sengketa tersebut. Andreas Hugo Pareira meminta TNI untuk tidak memaksakan kehendak membangun Korem 165 di Nangapanda Ende.
“Pemaksaan membangun Korem di Nangapanda Ende akan melukai hati rakyat dan mencoreng wajah TNI di depan publik,” ujar salah satiu Ketua DPP PDI Perjuangan itu.
Berdasarkan pertimbangan itu, Andreas Hugo Pareira dan beberapa anggota Komisi I DPR menyarankan agar TNI mempertimbangkan membangun Korem 165 di Nagekeo. Selain tanah lokasi adalah milik TNI, Nagekepo pun letaknya persis di tengah Pulau Flores. Dari aspek lingkungan, sosial budaya maupun prospek ke depan, Nagekeo memenuhi persyaratan untuk pembangunan Korem 165.*** (eny)
Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Festival Musik Tradisi Indonesia Digelar di 10 Daerah, dari Bogor Hingga Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru