Blokir Dibuka, Kendaraan Sudah Bisa Melintasi Jembatan Ubeloler

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 21 Januari 2019 - 19:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 41 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses Jembatan Ubeloler di Desa Kringa Kecamatan Talibura kembali normal, Senin (21/1) siang, setelah sebelumnya diblokir karena kontraktor pelaksana belum membayar upah para pekerja

Akses Jembatan Ubeloler di Desa Kringa Kecamatan Talibura kembali normal, Senin (21/1) siang, setelah sebelumnya diblokir karena kontraktor pelaksana belum membayar upah para pekerja

Maumere-SuaraSikka.com: Para pekerja Proyek Penggantian Proyek Jembatan Ubeloler di Desa Kringa Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Senin (21/1) siang, akhirnya mencabut material yang memblokir akses ke jembatan itu. Dan sejak saat itu kendaraan sudah bisa melintasi jembatan yang dikerjakaan PT Telaga Pasir Kuta.
Hari selaku Site Manager PT Telaga Pasir Kuta dan Satker 64 PPK Maumere-Waerunu Anak Agung Gede Esa, yang dihubungi terpisah petang tadi, membenarkan hal itu. Diperkirakan kontraktor pelaksana telah membayar upah kerja sehingga para pekerja kemudian membuka akses.
“Siang tadi sudah ada kepastian Direktur mengirim uang Rp 100 juta untuk membayar upah pekerja. Pengiriman langsung ke rekening mandor. Masih ada kekurangan sekitar Rp 70 juta lebih, nanti dibayar cicil. Jadi para pekerja sudah membuka blokiran,” terang Hari melalui sambungan telepon.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Hal yang sama disampaikan Anak Agung Gede Esa, yang menghubungi media ini. Dia memastikan bahwa Jembatan Ubeloler sudah bisa diakses kembali. Namun dia belum mendapat kepastian apakah kontraktor sudah membayar upah pekerja atau belum.
“Secara logika, jika akses jembatan ditutup karena kontraktor belum bayar upah pekerja, maka ketika dibuka kembali berarti kemungkinan besar kontraktor sudah membayar upah para pekerja,” ujar Anak Agung Gede Esa.
Informasi yang dihimpun media ini, para pekerja membuka akses jembatan karena kontraktor pelaksana yang berdomisili di Surabaya, telah mengirim uang sebanyak Rp 100 juta. Namun hal ini belum melahirkan solusi, karena ternyata masih ada kekurangan. Para pekerja mendesak kekurangan upah yang mejadi hak mereka harus dibayar pada minggu depan. Jika tidak  direalisasikan, mereka kembali akan memblokir jembatan tersebut.
Sebelumnya diberitakan, para pekerja pada proyek ini terpaksa memblokir akses jembatan karena upah mereka belum dibayar. Pemblokiran dilakukan sejak Rabu (16/1) yang lalu. Para pekerja menuntut kontraktor pelaksana segera membayar upah kerja yang besarannya lebih dari Rp 100 juta.
Upah yang belum dibayar kontraktor pelaksana, menurut perhitungan Gaspar Gusar yakni pekerjaan pemasangan batu seluas 500 meter kubik, dengan perjanjian 1 meter kubik dibayar Rp 120.000, sehingga totalnya Rp 60 juta. Selain itu ada juga pekerjaan pencoran deck, backiting dan pemasangan tiang pancang, serta pengadaan material berupa kerikil dan pasir. Jika ditotal secara keseluruhan bisa mencapai lebih dari Rp 100 juta.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru