Yeremias Jereng Lihat Adiknya Tergantung di Pohon Mete

0
106
Yeremias Jereng Lihat Adiknya Tergantung di Pohon Mete
Tim Identifikasi Polres Sikka sedang melakukan olah tempat kejadian gantung diri di Desa Hoder Kecamatan Waigete, Selasa (19/2)
Maumere-SuaraSikka.com: Pada Selasa (19/2) pagi sekitar pukul 04.00 Wita, Yeremias Jereng bemaksud pulang ke rumahnya di Wairblerer Desa Hoder Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Baru berjalan sekitar 30 meter, tanpa sengaja dia melihat seseorang tergantung di pohon mente. Ternyata yang tergantung adalah adik kandungnya sendiri, berinitial EE, warga Desa Hoder.
Dia pun menangis histeris dan berteriak minta tolong. Serpus Porang, adik Yeremias Jereng yang rumahnya tidak jauh dari tempat kejadian langsung mendatangi lokasi. Serpus Porang kemudian memanjat pohon mente dan menurunkan jasad adiknya. Saat diturunkan korban sudah meninggal dunia.
Isteri korban, Kristina Nona Mia yang mengetahui kejadian ini, langsung melaporkan peristiwa ke SKPT Polsek Waigete. Usia mendapat laporan, Kapolsek Waigete Iptu Siprianus Raja bersama Tim Identifikasi aipda David Jeradu langsung turun ke lokasi kejadian.
Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang dalam keterangan kepada media menjelaskan korban adalah warga Desa Hoder. Selama ini korban sering mengeluh sakit di bagian perut, dan tidak sembuh-sembuh. Diduga korban sedang mengalami stres. Bahkan informasinya, korban sering melakukan penganiayaan tanpa sebab terhadap istrinya.
Rickson Situmorang menjelaskan, satu jam sebelum kejadian, korban sempat mendatangi rumah Serpus Porang di Dusun Daranatar. Dia meminta air untuk minum. Serpus Porang mengarahkan korban mengambil air minum di dapur. Korban pun terus ke dapur, dan setelah itu tidak pernah lagi kembali ke dalam rumah, hingga dia ditemukan tewas gantung diri.
Saat itu di rumah Serpus Porang ada juga kakak kandung mereka yang bernama Yeremias Jereng. Waktu pamit pulang ke rumahnya di Wairblerer, dan dalam perjalanan pulang itulah Yeremias Jereng melihat adiknya sudah tergantung di salah satu ranting pohon mente. Pohon mente ini berada pada kebun milik Serpus Porang, yang jaraknya kurang lebih 30 meter dari rumah Serpus Porang.
Rickson Situmorang menambahkan korban yang berusia 36 tahun itu menggantung diri dengan sebuah tali nilon berwarna biru yang panjangnya sekitar 4 meter. Ranting pohon mente tampat korban menggantungkan diri tingginya 3,10 meter.
Aparat kepolisian bersama keluarga membawa jasad korban ke Puskesmas Waigete untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa oleh dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban menolak dilakukan otopsi, dan menerima kejadian ini sebagai musibah.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini