Penjual Gula Merah Sampaikan Terima Kasih kepada Jokowi dan AHP

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Februari 2019 - 21:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 13 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elisabeth Eri menunjukkan sertifikat Program Indonesia Pintar yang diserahkan Anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira, Sabtu (23/2), di Aula SMAN 2 Maumere

Elisabeth Eri menunjukkan sertifikat Program Indonesia Pintar yang diserahkan Anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira, Sabtu (23/2), di Aula SMAN 2 Maumere

Maumere-SuaraSikka.com: Elisabet Eri, seorang penjual gula merah, tampak bangga dan gembira. Hari itu, Sabtu (23/2), dia mewakili anak perempuannya menerima dana pendidikan berupa Program Indonesia Pitar (PIP). Dia pun tidak segan-segan menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira (AHP).
“Terima kasih Bapak Jokowi dan Bapak Andreas. Bantuan ini sangat membantu sekali buat kami yang orang susah. Saya hanya bisa berdoa semoga Bapak-Bapak sukses dan terus berjuang untuk masyarakat,” ungkap polos ibu beranak empat ini di Aula SMAN  Maumere, Senin (23/2).
Perempuan separuh baya ini mengaku senang karena anak pertamanya Maria Angelina Pora, siswi SMPK Yapenthom 1 Maumere, bisa menerima PIP. Walaupun hanya sebesar Rp 750.000, dia berkeyakinan dana pendidikan tersebut sudah sangat membantu sekali.
Elisabet Eri sehari-hari berjualan gula merah di lokasi pasar pagi terbatas. Dia lebih suka memilih menggelar dagangan di depan Toko Simpang Tiga. Dari hasil penjualan gula merah, selian untuk kebutuhan rumah tangga, dia menyisihkan juga untuk kebutuhan pendidikan bagi anak-anaknya.
“Jual gula merah hasilnya tidak seberapa. Sudah cukup untuk bisa beli beras 1 kilogram. Kasihan anak-anak, terkadang kami tidak sanggup urus mereka punya punya sekolah,” tambah dia.
Untuk menambah penghasilan, Elisabeth Eri bersama suami menggarap lahan milik orang. Di lahan itu mereka bangun rumah tinggal seadanya. Karena itu buat dia, hadirnya PIP bagi anaknya merupakan sebuah berkah yang patut disyukuri. Dia berjanji akan memanfaatkan PIP sesuai peruntukan bagi kepentingan pendidikan anak-anaknya.
Hal yang sama disampaikan Isabela, orang tua dari Yoseph Antonius, siswa Kelas 3 SMPK Yapenthom 2 Maumere. Tidak henti-hentinya dia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan AHP karena anaknya terdaftar sebagai salah satu penerima PIP.
“Uang sekolah sudah lunas, tapi uang bimbingan yang belum saya bayar. Saya akan manfaatkan dana PIP ini untuk bayar uang bombingan. Terima kasih Bapak Presiden dan Bapak AHP,” ujar Isabela yang merupakan seorang pengrajin tenun ikat.
Kesan yang sama disampaikan seorang ibu penyandang disabilitas. Dia pun mengaku bangga dan terharu karena anaknya bernama Elisabeth Adolfin Sophiana menerima PIP. Ibu muda yang berprofesi sebagai penjahit ini akan memanfaatkan dana pendidikan PIP untuk membayar uang sekolah salah satu anaknya.
“Untuk anak yang terima PIP ini uang sekolah sudah lunas. Jadi nanti saya alihkan untuk bayar uang sekolah kakaknya yang di SMA,” ujarnya bersemangat.
AHP menyebut lebih dari 1.000 pelajar setingkat sekolah menengah pertama dan sekolah menegah atas di Kabupaten Sikka yang menerima dana pendidikan PIP. Untuk sekolah menegah pertama sebesar Rp 750.000 dan sekolah menegah atas sebesar Rp 1 juta. PIP merupakan salah sati progam pemerintahan Presiden Joko Widodo.*** (eny)
Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru