HUT Basarnas di Maumere, Putu Sudayana Dorong Percepat Respon Time

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 28 Februari 2019 - 17:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo memotong tumpeng ulang tahun disaksikan Kepala Kantor Basarnas Maumere I Putu Sudayana, Kamis (28/2)

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo memotong tumpeng ulang tahun disaksikan Kepala Kantor Basarnas Maumere I Putu Sudayana, Kamis (28/2)

Maumere-SuaraSikka: Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere memperingati HUT-47, Kamis (28/2). Oleh Kepala Basarnas Maumere I Putu Sudayana, hari bersejarah ini diagendakan sebagai momentum perubahan. Salah satunya dia mendorong untuk mempercepat respon time dalam melaksanakan tugas di lapangan.
“Selaku pimpinan, baik untuk di Maumere maupun di Pospol Manggarai barat, Ende, dan Alor, momentum ulang tahun ini kita jadikan momentum perubahan kinerja kita. Khusus respon time, kalau awalnya 30 menit, ke depan kita akan jadikan 20-25 menit,” ujar Putu Sudayana kepada para wartawan.
Menurut prosedural, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat tentang sebuah peristiwa yang membutuhkan bantuan Tim Basarnas, biasanya tim baru bergerak minimal 30 menit setelah laporan tersebut. Putu Sudayana mengharapkan respon time lebih lagi sehingga ada cukup waktu bagi tim untuk melayani permintaan bantuan dari masyarakat.
Selain mempercepat respon time, dia juga mendorong kesiapan personil dan peralatan. Dia mengingatkan agar personil harus tetap siap, kapan pun diperlukan. Demikian pun dengan peralatan. Di Maumere, katanya, setiap hari pihaknya selalu melakukan pengecekan kesiapan peralatan.
“Basarnas adalah perwakilan negara dalam hal penyelamatan manusia. Dengan respon yang cepat, personil dan peralatan yang siap, didukung SOP yang baik, tentu akan menghasilkan kegiatan dengan kualitas pelayanan yang prima kepada masyarakat,” tambah dia.
Sejauh ini, ujar Putu Sudayana, belum ada kendala-kendala berarti yang dihadapi Basarnas Maumere. Persoalan yang dirasakan di wilayah tugas Basarnas Maumere yakni masalah topografi, yang berdampak kepada tndakan awal untuk memberikan bantuan. Terhadap kondisi ini, pihaknya biasa berkoordinasi terlebih dahulu dengan instasi terkait.
Dia mencontohkan kasus longsoran di Kecamatan Mapitara, kurang lebih 60 kilometer dari Kota Maumere. Dengan jarak yang jauh, ditambah infrastruktur jalan yang tidak mendukung, pihaknya berkoordinasi dengan aparat desa, Polsek, dan Koramil, untuk terlebih dahulu memberikan tindakan awal.
Pada momentum HUT ke-47 ini, Basarnas Maumere melaksanakan berbagai kegiatan, seperti bakti sosial, donor darah, dan pertandingan futsal. Pihaknya akan melaksanakan program kerja lainnya seperti pelatihan potensi pencarian dan pertolongan kepada masyarakat, termasuk melaksanakan program SAR untuk anak-anak pelajar dan mahasiswa.
Peringatan HUT Basarnas ini dilaksanakan di Kantor Basarnas Maumere di Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat, dalam sebuah upacara bendera. Hadir pada kesempatan itu antara lain Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong, Dandim Sikka Sugeng Prihatin, Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang, Ketua Pengadilan Agama Awaludin, dan sejumlah pejabat lainnya.
Usai apel bendera dilakukan penyerahan hadiah dan piala kepada tim pemenang pertandingan futsal. Setelah itu Bupati Sikka memotong tumpeng ulang tahun dan menyerahkan kepada salah satu staf Basarnas Maumere, diikuti dengan tiup lilin yang dilakukan oleh Putu Sudayana.*** (eny)
Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru