Siapa di Balik Penggelembungan Suara PPP?

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 10 Mei 2019 - 12:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 6 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PKPI SikkaHildegardis Sunur (paling kanan)

Ketua PKPI SikkaHildegardis Sunur (paling kanan)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus penggelembungan suara PPP di Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka Propinsi NTT, terus menjadi diskursus hangat di tengah masyarakat. Pertanyaan yang sering terdengar adalah siapa yang berada di balik penggelembungan suara tersebut.
Konten pertanyaan ini tidak saja menjurus kepada pelaku yang telah memindahkan 45 suara PKB ke PPP. Jika pelakunya bisa terungkap, kemungkinan akan terjawab pertanyaan lain tentang dugaan konspirasi antara partai politik, termasuk dalang penggelembungan suara.
Saat pleno penghitungan suara untuk Kecamatan Alok Timur, Rabu (8/5), ada indikasi tentang oknum yang diduga memindahkan suara PKB ke PPP. Namun indikasi ini belum bisa diungkapkan karena butuh data dan bukti yang kuat untuk menjerat oknum tersebut.
Hingga kini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sikka belum mengambil sikap terhadap dugaan penggelembungan suara PPP yang secara terang-terangan sudah terungkap saat pleno rekapitulasi. Lembaga pengawas ini masih belum punya nyali untuk mendalami kasus penggelembungan suara PPP.
Ketua Dewan Pengurus Kabupaten PKPI Kabupaten Sikka Hildegardis Sunur mengutuk keras upaya penggelembungan suara PPP di Kecamatan Alok Timur. Perbuatan tersebut, kata dia, telah mencederai hakikat demokrasi dan kesadaran untuk menyelenggarakan Pemilu 2019 yang bermartabat, jujur dan adil.
Dia mengatakan penggelembungan suara PPP ini sangat mengganggu perolehan suara PKPI untuk mendapatkan kursi ke-10 atau kursi terakhir di Daerah Pemilihan (Dapil) Sikka 1 yang meliputi Kecamatan Alok Timur, Alok, Alok Barat, dan PaluE. Dia menduga ada kerja sistematis untuk menggagalkan  PKPI mendapatkan kursi ke-10. Jika dugaan penggelembungan tidak terbongkar, bukan tidak mungkin kursi ke-10 jatuh kepada PPP.
Hildegardis Sunur mendorong Bawaslu Sikka untuk segera mengambil sikap tegas terhadap persoalan ini. Hemat dia, Bawaslu Sikka tidak perlu menunggu laporan dari pihak mana pun, karena dugaan penggelembungan suara PPP sudah terkuak secara terang-terangan pada saat pleno rekapitulasi penghitungan suara untuk Kecamatan Alok Timur.
“Bawaslu Sikka jangan diam-diam saja. Ini sudah terang benderang di pleno rekapitulasi. Tidak usah menunggu laporan. PKPI Sikka mendukung kerja profesional Bawaslu,” ujar satu-satunya perempuan pemimpian partai politik di Kabupaten Sikka, Rabu (8/5).
Seperti diberitakan, perolehan suara PPP di Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka Propinsi NTT mendadak membengkak naik. Diduga terjadi penggelembungan yang dilakukan secara sistematis. Terungkap bahwa suara PPP diambil dari PKB.
Dugaan penggelembungan suara terkuak, setelah dibongkar saksi PKPI Sikka Edward Lodovic pada pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tingkat Kabupaten Sikka di Aula Karmel Maumere, Rabu (8/5). Dia mengungkap dugaan penggelembungan suara yang dilakukan di Desa Watugong dan Lepolima.
Ternyata dugaan penggelembungan suara tidak hanya terjadi di Watugong dan Lepolima. KPU Sikka juga menemukan penggelembungan suara PPP di Desa Kojadoi.
Dari hasil pengungkapan dugaan penggelembungan suara PPP, diketahui terdapat 20 suara milik PKB di Watugong, 20 suara milik PKB di Lepolima, dan 5 suara milik PKB di Kojadoi, yang semuanya berjumlah 45 suara, dipindahkan menjadi suara sah PPP dan beberapa suara calon di partai itu. Perolehan suara PPP pun bertambah naik dari 678 suara secara keseluruhan di Alok Timur, berubah menjadi 718 suara.*** (eny)
Baca Juga :  Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terkait

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Berita Terbaru

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA