Kasus “Kapa Poeng” PaluE Terhenti di Bawaslu Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 Juni 2019 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 7 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua ibu dari Desa Kesokoja Kecamatan PaluE membawa “kapa poeng” ke Kantor Bawaslu Sikka, Senin (20/5)

Dua ibu dari Desa Kesokoja Kecamatan PaluE membawa “kapa poeng” ke Kantor Bawaslu Sikka, Senin (20/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Dugaan transaksi jual beli suara di Kecamatan PaluE Kabupaten Sikka Propinsi NTT dalam bentuk pembagian “kapa poeng” pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 akhirnya terhenti. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sikka tidak menemukan adanya unsur pidana pada kasus ini.
“Kasus ini statusnya dihentikan, tidak dinaikkan ke penyidikan. Kami tidak temukan unsur pidana,” jelas Komisoner Bawaslu Sikka Azwan Abola di tengah pengawasan pembukaan kotak suara Pemilihan Presiden di gudang logistik KPU Sikka, Kamis (6/6).
Azwan Abola menjelaskan keputusan untuk menghentikan laporan terhadap kasus ini melalui kajian tiga lembaga yakni Bawaslu Sikka, Polres Sikka, dan Kejaksaan Negeri Maumere. Dia tidak menerangkan secara detail unsur apa saja yang mengakibatkan kasus ini tidak bisa dilanjutkan. Azwan Abola meminta media ini langsung konfirmasi ke kantor sehingga dia bisa menjelaskan lebih terperinci.
Kasus pembagian “kapa poeng” ini dilaporkan oleh Petrus Gande Ware, calon anggota DPRD Sikka dari Partai Golkar pada Minggu (5/5). Terlapor pada kasus ini adalah Ferdinandus Mboi, calon anggota DPRD Sikka dari Partai Demokrat. Peristiwa pembagian “kapa poeng” ini terjadi pada masa kampanye Pemilu 2019 yang baru lalu.
Terhadap kasus ini, pelapor mengajukan saksi-saksi dan bukti-bukti. Salah satu bukti yag diajukan adalah 1 bantal “kapa poeng” yang diduga dibagi-bagikan oleh terlapor. “Kapa poeng” yang dijadikan alat bukti diambil dari seorang warga Desa Kesokoja bernama Salviana Late.
Salviana Late dalam keterangannya kepada Bawaslu Sikka mengaku menerima 3 bantal “kapa poeng” dari seorang tim sukses terlapor. Saat memberikan “kapa poeng”, tim sukses meminta agar pada Pemilu 2019 nanti memilih terlapor.
Usai pemilihan, ternyata di TPS 01 Kesokoja, tempat di mana Salviana Late  menyalurkan suaranya, terlapor tidak mendapatkan suara. Karena kesal tim sukses lalu mengambil kembali “kapa poeng”, di mana Salviana Late hanya mengembalikan 2 bantal, sementara 1 bantal dijadikan sebagai alat bukti laporan.
Petrus Gande Ware selaku pelapor dalam kasus ini mengaku kecewa sekali dengan dihentikan kasus ini. Padahal dia meyakini kasus pembgoan “lapa poeng” ini menjerat terlapor ke bentuk pidana karena dia menyertakan saksiu dan alat bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.*** (eny)
Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru