Cerita Dua Perempuan dari Kangae yang Kompak Dukung Program JKN-KIS

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 20 Desember 2019 - 10:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 9 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marselina Lusia dan Maria Firmina

Marselina Lusia dan Maria Firmina

Maumere-SuaraSikka.com: Jumlah peserta Program JKN-KIS di Kabupaten Sikka per 31 Agustus 2019 telah mencapai 97 persen dari total penduduk sebanyak 319.917 jiwa. Program ini sudah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Sikka sendiri.
Seperti sebuah cerita yang datang dari kedua perempuan sedarah ini. Mereka adalah Marselina Lusia, 59 tahun, dan Maria Firmina, 57 tahun. Warga Desa Kokowahor Kecamatan Kangae ini mengaku benar-benar merasakan manfaat program JKN-KIS.
Dengan kompak dua wanita paruh baya yang terdaftar sebagai Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD meminta pemerintah memperkuat program JKN-KIS agar tetap berjalan dan semua masyarakat memiliki jaminan kesehatan di negeri ini.
Kedua Ibu yang dikenal gigih dan giat yang kesehariannya berkebun serta menenun ini mengatakan dengan adanya kartu JKN-KIS maka tingkat kesehatan masyarakat semakin membaik. Hal ini karena masyarakat yang sebelumnya sulit untuk mengakses fasilitas  kesehatan akibat tidak punya biaya, kini dengan bermodal kartu JKN-KIS sudah tidak perlu kesulitan dan kuatir akan biaya berobat.
“Saya bersyukur karena tabungan bisa digunakan anak saya untuk dapat melanjutkan kuliah, tanpa perlu memikirkan biaya jika sewaktu-waktu sakit menyerang. Karena saya sudah punya kartu JKN-KIS, ketika sakit sudah pasti dijamin pemerintah,” ungkap Maria Firmina.
Maria pun menceritakan pengalamannya menggunakan kartu JKN-KIS sebagai penjamin utama saat anaknya sakit dan harus berobat ke puskemas.
“Keluarga kami benar-benar merasakan manfaat kartu JKN-KIS ini. Hal ini karena dengan hanya menunjukkan kartu ini, kami sudah dapat pelayanan kesehatan untuk segala penyakit, asalkan sesuai indikasi medis maka semua terjamin. Bahkan pengalaman anak saya Adriana Afia mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas puskesmas,” cerita Maria.
Hal senada diungkapkan Marselina Lusia. Dia menuturkan bahwa pengalamannya berobat menggunakan kartu JKN-KIS sungguh dapat diandalkan.
“Keluarga saya juga mengalami hal yang sama. Kata beberapa orang jika menggunakan JKN-KIS tidak akan dilayani dengan sepenuh hati. Namun hal ini sama sekali tidak kami rasakan sejak kami menggunakan kartu JKN-KIS ini,” bantah dia.
Sempat mendengar adanya kabar kenaikan iuran Program JKN-KIS, Marselina pun memberikan komentarnya.
“Pemerintah tentunya sudah memperhitungkan yang terbaik, jadi sebaiknya masyarakat mendukung, karena hal itu untuk kebaikan bersama,” ujar Marselina. (eny)
Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru