Cerita Dua Perempuan dari Kangae yang Kompak Dukung Program JKN-KIS

0
115
Cerita Dua Perempuan dari Kangae yang Kompak Dukung Program JKN-KIS
Marselina Lusia dan Maria Firmina
Maumere-SuaraSikka.com: Jumlah peserta Program JKN-KIS di Kabupaten Sikka per 31 Agustus 2019 telah mencapai 97 persen dari total penduduk sebanyak 319.917 jiwa. Program ini sudah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Sikka sendiri.
Seperti sebuah cerita yang datang dari kedua perempuan sedarah ini. Mereka adalah Marselina Lusia, 59 tahun, dan Maria Firmina, 57 tahun. Warga Desa Kokowahor Kecamatan Kangae ini mengaku benar-benar merasakan manfaat program JKN-KIS.
Dengan kompak dua wanita paruh baya yang terdaftar sebagai Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD meminta pemerintah memperkuat program JKN-KIS agar tetap berjalan dan semua masyarakat memiliki jaminan kesehatan di negeri ini.
Kedua Ibu yang dikenal gigih dan giat yang kesehariannya berkebun serta menenun ini mengatakan dengan adanya kartu JKN-KIS maka tingkat kesehatan masyarakat semakin membaik. Hal ini karena masyarakat yang sebelumnya sulit untuk mengakses fasilitas  kesehatan akibat tidak punya biaya, kini dengan bermodal kartu JKN-KIS sudah tidak perlu kesulitan dan kuatir akan biaya berobat.
“Saya bersyukur karena tabungan bisa digunakan anak saya untuk dapat melanjutkan kuliah, tanpa perlu memikirkan biaya jika sewaktu-waktu sakit menyerang. Karena saya sudah punya kartu JKN-KIS, ketika sakit sudah pasti dijamin pemerintah,” ungkap Maria Firmina.
Maria pun menceritakan pengalamannya menggunakan kartu JKN-KIS sebagai penjamin utama saat anaknya sakit dan harus berobat ke puskemas.
“Keluarga kami benar-benar merasakan manfaat kartu JKN-KIS ini. Hal ini karena dengan hanya menunjukkan kartu ini, kami sudah dapat pelayanan kesehatan untuk segala penyakit, asalkan sesuai indikasi medis maka semua terjamin. Bahkan pengalaman anak saya Adriana Afia mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas puskesmas,” cerita Maria.
Hal senada diungkapkan Marselina Lusia. Dia menuturkan bahwa pengalamannya berobat menggunakan kartu JKN-KIS sungguh dapat diandalkan.
“Keluarga saya juga mengalami hal yang sama. Kata beberapa orang jika menggunakan JKN-KIS tidak akan dilayani dengan sepenuh hati. Namun hal ini sama sekali tidak kami rasakan sejak kami menggunakan kartu JKN-KIS ini,” bantah dia.
Sempat mendengar adanya kabar kenaikan iuran Program JKN-KIS, Marselina pun memberikan komentarnya.
“Pemerintah tentunya sudah memperhitungkan yang terbaik, jadi sebaiknya masyarakat mendukung, karena hal itu untuk kebaikan bersama,” ujar Marselina. (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini