Cukup Pakai Smartphone, Peserta JKN-KIS Bisa Antri dari Rumah

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2020 - 10:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 78 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf BPJS Kesehatan Maumere pose bersama Dokter Lince Holsen, Kamis (21/2) lalu

Staf BPJS Kesehatan Maumere pose bersama Dokter Lince Holsen, Kamis (21/2) lalu

Maumere-SuaraSikka.com: BPJS Kesehatan selalu memberikan pelayanan terbaik. Kini peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bisa antri dari rumah. Caranya mudah, cukup dengan memakai smartphone.
Kebijakan populis ini ditempuh seiring dengan bertambahnya jumlah peserta JKN-KIS dari waktu ke waktu. Jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan semakin meningkat, berdampak pada antrian panjang pada fasilitas kesehatan.
BPJS Kesehatan meluncurkan layanan antrian elektronik secara online yang dapat diakses masyarakat pemegang kartu KIS hanya melalui rumah, sebelum mendatangi fasilitas kesehatan yang dituju,” jelas Arianto Hendra Prasetyo, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Maumere
Penerapan sistem antrian elektronik, terbukti telah terimplementasi hingga ke pelosok negeri. Salah satunya di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, telah dilaksanakan sejak 3 Februari 2020 lalu. Hal ini bisa terlihat pada fasilitas kesehatan dokter keluarga Dokter Lince Holsen.
“Bagi pasien pemegang Kartu KIS, antrian online ini bisa mempercepat dan mempermudah proses pendaftaran, cukup memilih fitur Pendaftaran Pelayanan lewat aplikasi Mobile JKN di smartphone dan nomor antriannya langsung didapat sebelum tiba di fasilitas kesehatan,” tambah Arianto Hendra Prasetyo pada Kamis (21/2).
Arianto Hendra Prasetyo yang biasa disapa Ari menjelaskan pasien pemegang Kartu KIS wajib mengunduh aplikasi Mobile JKN di smartphone. Dalam aplikasi tersebut telah tersematkan fitur pendaftaran dan pengambilan nomor antrian secara online pada fasilitas kesehatan tempat pasien terdaftar.
Dengan demikian pasien yang datang ke fasilitas kesehatan tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan karena dapat dipantau langsung melalui  smartphone sisa nomor antrian hingga tiba gilirannya.
Bagi pasien yang mendatangi fasilitas kesehatan dan belum mengakses aplikasi Mobile JKN tetap dapat menikmati layanan antrian eletronik berbasis online ini cukup dengan menunjukkan nomor Kartu KIS/NIK pada fasilitas kesehatan tempat terdaftar.
Lince Holsen selaku pengelola fasilitas kesehatan menilai penerapan sistem antrian elektronik sangat membantu. Hemat dia, layanan ini tidak boleh dilewatkan, karena dapat lebih mempercepat proses pendaftaran dan meningkatkan kepuasan peserta.
“Kami di daerah timur tidak ingin tertinggal dengan perkembangan zaman, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS. Dengan adanya sistem antrian online ini, petugas kami tidak perlu melakukan registrasi manual,” ungkap dia.
Satu lagi fitur yang tidak kalah penting yaitu pemanggilan peserta. Dengan fitur ini, kata Lince Holsen, dokter atau petugas pendaftaran tidak perlu lagi berteriak-teriak untuk mengarahkan peserta.
“Cukup menekan tombol panggilan antrian, peserta sudah dapat diarahkan. Nomor antrian yang ada di FKTP sudah ter-setting secara otomatis dengan aplikasi Mobile JKN. Pasien tidak perlu menunggu terlalu lama, bisa beraktifitas lainnya dulu sambil memantau berapa sisa antriannya, kalau sudah kurang 3-4 antrian baru berangkat ke sini,” ujar dokter yang bertugas di RSUD TC Hillers Maumere itu.
Penerapan layanan antrian elektronik secara online merupakan hasil inisiatif antara BPJS Kesehatan Cabang Maumere dengan fasilitas kesehatan milik Lince Holsen. Fasilitas kesehatan menyiapkan sarana penunjang seperti alat scanner barcode kartu, monitor display antrian hingga laptop yang terkoneksi internet secara swadaya.
Lince Holsen berharap ke depannya para pasien sudah memiliki smartphone yang telah terinstal aplikasi Mobile JKN.
“Yang masih menjadi perhatian kami yaitu sebagian pasien belum tahu. Jadi nanti kami akan menyiapkan alur pendaftaran bagaimana caranya, dari mengunduh aplikasi Mobile JKN hingga pendaftarannya sehingga penerapan sistem ini menjadi efektif untuk memecah antrian,” terang dia.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Sedia Payung Sebelum Hujan, Sedia JKN Sebelum Sakit
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Ketua DPRD Sikka Duga Ada yang Tidak Sehat di Dinas Kesehatan
Puskesmas Tuanggeo Mangkrak, DPRD Sikka Tidak Rekomendasikan Pekerjaan Lanjutan
AHP Resmikan Sumur Bor di Mego, Kesulitan Air Bersih Terjawab

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru