Pelaku Curi Ternak Ditahan, Pembawa Bahan Dasar Bom Tidak Ditahan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2020 - 21:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 6 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka AKBP Sajimin

Kapolres Sikka AKBP Sajimin

Maumere-SuaraSikka.com: Proses hukum terkadang membingungkan. Di Polres Sikka, seorang pelaku pencuri ternak, ditahan di Mapolres Sikka. Sementara 2 orang pembawa bahan dasar bom, justeru tidak ditahan.

YN, laki-laki yang beralamat di Bolawolon Desa Tanaduen Kecamatan Kewapante ditahan di Mapolres Sikka akibat tindakan pidana pencurian seekor babi. Dia mencuri babi milik pada Kamis (19/3) sekitar pukul 03.00 Wita.

Barang bukti berupa seekor babi jantan berwarna kuning belang hitam, kini dititipkan pada Fransiskus Kusdianto, pemilik babi yang beralamat di Dusun Wairhubing Desa Watuliwung Kecamatan Kangae.

“Tindak pidana pencurian tersebut saat ini dilakukan oleh Polsek Kewapanta. Mulai malam ini terduga ditahan di Rutan Polres Sikka. Sementara BB dititip pada pemilik untuk dirawat, sampai proses penyidikan selesai,” ungkap Kapolres Sikka AKBP Sajimin, Kamis (19/3) malam.

Berbeda dengan pencurian ternak, pembawa pupuk yang diduga ilegal dan merupakan salah satu bahan dasar pembuatan bom, justeru tidak ditahan Polres Sikka.

Baca Juga :  Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar

Dua terduga yang ditangkap tangan hanya dimintai keterangan kemudian dikembalikan pulang ke rumah. Polres Sikka hanya mengamankan barang bukti berupa 6 karung pupuk dan sebuah mobil Honda Brio sebagai sarana pengangkut.

Kapolres Sikka memastikan telah mengamankan barang bukti dan tidak menahan terduga pelaku.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA