Covid 19 di Sikka, Sudah 50 Kasus yang Dilaporkan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 21 Maret 2020 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di Ruang Isolasi RSUD TC Hillers Maumere

Suasana di Ruang Isolasi RSUD TC Hillers Maumere

Maumere-SuaraSikka.com: Wabah Covid 19 di Kabupaten Sikka seperti bekerja di dalam diam. Hingga Sabtu (21/3) pukul 20.00 Wita sudah 50 kasus yang dilaporkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus menyebutkan 50 kasus itu terdiri atas 35 kasus karantina mandiri dan 15 kasus orang dalam pemantauan (ODP). Di antaranya terdapat 6 pelajar SMAK Frateran Maumere berstatus ODP yang mulai Minggu (22/3) besok, berakhir masa pemantauan.

Petrus Herlemus mengatakan berdasarkan pedoman sebelumnya, semua orang yang datang dari daerah terjangkit baik dengan gejala demam atau ISPA maupun tanpa gejala, tetap dimasukkan sebagai ODP.

Tetapi, lanjutnya, sesuai pedoman terbaru per tanggal 16 Maret 2020, yang dimaksudkan dengan ODP hanyalah orang dari daerah terjangkit dengan gejala demam atau ISPA. Sedangkan orang dari daerah terjangkit tanpa gejala hanya dikarantina mandiri selama 14 hari.

Sedangkan pasien dalam pengawasan, tambah dia, adalah orang dari daerah terjangkit dengan gejala demam atau riwayat demam, ada batuk pilek atau nyeri tenggorokan ditambah tanda pneumonia baik ringan sampai berat.

Petrus Herlemus menambahkan RSUD TC Hillers Maumere sebagai salah satu rumah sakit rujukan Covid 19 di NTT, masih sangat minim fasilitas. Antara lain kekurangan alat pelindung diri (APD). Mewakili suara para dokter dan perawat yang bertugas dia meminta agar pihak yang berwenang jangan membiarkan tenaga medis melayani pasien tanpa (APD), yang justeru bisa berdampak makin banyak yang menjadi korban.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

“Kami menunggu gerak cepat pemerintah untuk pengadaan APD,” ujar dia.

Hingga saat ini RSUD TC Hillers Maumere masih menangani 2 warga ODP yang dirujuk dari Kabupaten Lembata. Warga Kabupaten Lembata yang adalah pasangan suami isteri ini sebelumnya 15 tahun menetap di Inggris.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru