Perbatasan Sikka-Ende Lengang, Hanya 1 Bus Penumpang yang Melintas

0
116
Perbatasan Sikka-Ende Lengang, Hanya 1 Bus Penumpang yang Melintas
Petugas Dishub Sikka sedang menyemprot cairan disinfektan ke mobil yang melintasi perbatasan Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende, Senin (30/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Jalan Trans Flores Maumere-Ende benar-benar lengang pada Senin (30/3). Di perbatasan dua kabupaten ini, tepatnya di Desa Wolowiro Kecamatan Paga, hanya 1 bus penumpang yang melintas.

Bus penumpang yang melintas yakni PO Gunung Mas, dari Ruteng menuju Maumere. Itu pun hanya 3 orang penumpang yang ada di dalamnya. Selebihnya tidak ada bus penumpang yang melintasi perbatasan.

Kondisi ini jauh berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Biasanya setiap hari puluhan bus penumpang hilir mudik setiap saat, baik dari Maumere menuju Ende atau sebaliknya, termasuk bus antar kabupaten dari Larantuka hingga Ruteng.

Suasana lengang ini terjadi menyusul penutupan sementara jalur transportasi darat antar kabupaten. Kebijakan itu dilakukan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan virus corona. Sesuai surat edaran Bupati Sikka, kebijakan tersebut berlaku sejak Senin (30/3) hingga Minggu (12/4).

“Sepi sekali, tidak ada bus penumpang yang lewat, kecuali Gunung Mas. Hanya lebih banyak travel dan truk pengangkut logistik,” jelas seorang petugas Dinas Perhubungan Sikka.

Pantauan media ini di lokasi penutupan transportasi darat, petugas Dishub Sikka memberhentikan travel yang datang dari Maumere, atau juga yang datang dari Ende.

Para penumpang diminta turun, dan diarahkan menuju petugas kesehatan untuk menyampaikan data perjalanan dan riwayat kesehatan. Sementara itu petugas yang lainnya langsung menyemprotkan cairan disinfektan pada mobil-mobil travel.

Pengetatan jalur transportasi darat antar kabupaten di hari pertama ini, dimulai pukul 08.00 Wita. Hingga pukul 17.30 Wita, tercatat 22 mobil berbagai jenis yang melintasi perbatasan, yang didominasi travel dan truk. Sebanyak 56 orang pelaku perjalanan yang diperiksa dan diambil data identitas diri.

Camat Paga Mauritsius Minggo memantau langsung aktifitas penutupan sementara jalur transportasi antar kabupaten. Dia berharap para pelintas jalan dapat bekerja sama secara baik, mengikuti prosedural pemeriksaan, dan menyampaikan data identitas diri.

Anggota DPRD Sikka Benediktus Lukas Raja, ikut pula memantau aktifitas ini. Politisi PDIP Sikka itu memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah setempat atas berbagai upaya pencegahan penularan Covid 19.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini