Maumere-SuaraSikka.com: Petugas medis dari Satgas Covid Sikka, Sabtu (2/5), melakukan rapid test terhadap 27 penghuni lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka.
Mereka yang menjalani karantina di lokasi ini terdiri dari 24 eks penumpang KM Lambelu dan 3 orang pelaku perjalanan non Lambelu.
Rapid test kali ini merupakan yang ketiga kalinya bagi eks penumpang Lambelu, dan pertama kalinya untuk pelaku perjalanan non Lambelu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 6 petugas kesehatan terlibat pada kegiatan ini. Satu orang bertugas untuk mengambil sampel darah, sedangkan 5 orang bertugas administrasi dan kelancaran lainnya.
Pantauan media ini, pelaksanaan rapid test dimulai pukul 11.10 Wita, berlangsung selama 40 menit. Personil BPBD Sikka memanggil nama satu persatu melalui pengeras suara. Semua penghuni karantina diwajibkan mengikuti rapid test.
Belum diketahui apa alasan melakukan rapid test ketiga bagi 24 eks penumpang Lambelu. Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus yang dihubungi via telepon selular belum memberikan keterangan resmi.
Sebelumnya sebanyak 33 eks penumpang Lambelu, Jumat (1/5), menjalani rapid test ketiga. Dua kali rapid test sebelumnya, hasilnya non reaktif. Dari rapid test ketiga, hasilnya 9 orang dinyatakan reaktif. Mereka langsung dievakuasi ke Gedung SCC.*** (eny)















