Petugas Medis Rapid Test 27 Penghuni Karatina Terpusat

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2020 - 12:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 20 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapid test ketiga di lokasi karantina terpusat di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka, Sabtu (2/5)

Suasana rapid test ketiga di lokasi karantina terpusat di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka, Sabtu (2/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Petugas medis dari Satgas Covid Sikka, Sabtu (2/5), melakukan rapid test terhadap 27 penghuni lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka.

Mereka yang menjalani karantina di lokasi ini terdiri dari 24 eks penumpang KM Lambelu dan 3 orang pelaku perjalanan non Lambelu.

Rapid test kali ini merupakan yang ketiga kalinya bagi eks penumpang Lambelu, dan pertama kalinya untuk pelaku perjalanan non Lambelu.

Sebanyak 6 petugas kesehatan terlibat pada kegiatan ini. Satu orang bertugas untuk mengambil sampel darah, sedangkan 5 orang bertugas administrasi dan kelancaran lainnya.

Pantauan media ini, pelaksanaan rapid test dimulai pukul 11.10 Wita, berlangsung selama 40 menit. Personil BPBD Sikka memanggil nama satu persatu melalui pengeras suara. Semua penghuni karantina diwajibkan mengikuti rapid test.

Belum diketahui apa alasan melakukan rapid test ketiga bagi 24 eks penumpang Lambelu. Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus yang dihubungi via telepon selular belum memberikan keterangan resmi.

Baca Juga :  237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Sebelumnya sebanyak 33 eks penumpang Lambelu, Jumat (1/5), menjalani rapid test ketiga. Dua kali rapid test sebelumnya, hasilnya non reaktif. Dari rapid test ketiga, hasilnya 9 orang dinyatakan reaktif. Mereka langsung dievakuasi ke Gedung SCC.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA