Habis Buka Puasa, 18 Santri dari Parumaan Pindah ke Budpar

0
59
Habis Buka Puasa, 18 Santri dari Parumaan Pindah ke Budpar
Proses evakuasi 18 santri ke lokasi karantina di Kantor Dinas Budpar Sikka, Minggu (10/5) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka, Minggu (10/5), memindahkan 18 santri dari Gedung SCC ke Lantai 2 Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka.

Evakuasi dilaksanakan setelah selesai buka puasa, sekitar pukul 17.15 Wita.

Proses evakuasi dipimpin langsung Sekretaris 1 Satgas Covid Sikka Mohamad Daeng Bakir, yang juga adalah Kepala BPBD Sikka.

Sebelum dievakuasi, Mohamad Daeng Bakir memberikan arahan kepada para santri. Arahan terutama kepada penegakan protokoler kesehatan.

Para santri dari Desa Parumaan Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka ini, membawa semua barang bawaan, termasuk perlengkapan tidur dan mandi yang disiapkan BPBD Sikka.

Jarak antara Gedung SCC dan Kantor Dinas Budpar kurang lebih 200 meter. Para santri berjalan kaki saja ke lokasi karantina yang baru di Lantai 2 Kantor Dinas Budpar.

Para santri ini berasal dari 3 pondok pesantren yakni 4 dari Kerincing, 4 dari Magetan, dan 10 dari Gresik. Mereka semua merupakan pelaku perjalanan yang baru terdeteksi setelah Satgas Covid Sikka melakukan penelusuran.

Menurut kabar, 18 santri ini baru akan menjalani rapid test pada Senin (11/5). Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus sudah memastikan jadwal rapid test besok.

Dengan bertambahnya 18 orang di Kantor Dinas Budpar, maka semua warga yang dikarantina di tempat ini sebanyak 64 orang.

Sebelumnya sebanyak 46 eks penumpang KM Lambelu menempati lantai bawah. Mereka ini telah terindikasi reaktif Covid 19 berdsasarkan rapid test.

Pada Kamis (8/5) telah dilakukan swab terhadap 46 orang ini. Sebanyak 71 sampel swab dari Kabupaten Sikka, termasuk 46 orang ini, sudah dikirim ke Kupang pada Sabtu (9/5). Hingga sekarang hasilnya belum diketahui.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini