Sempat Ditutup 4,5 Jam, Hikong Normal Kembali

0
37
Sempat Ditutup 4,5 Jam, Hikong Normal Kembali
Kepala Desa Hikong Agustinus A. Datus

Maumere-SuaraSikka.com: Ruas jalan negara Maumere-Larantuka, persisnya di Desa Hikong Kecamatan Talibura Kabulaten Sikka kembali nornal. Sebelumnya pada Sabtu (24/5) sempat ditutup selama 4,5 jam.

Kepala Desa Hikong Agustinus A. Datus mengaku sejak pukul 22.00 Wita hari itu juga, masyarakat Desa Hikong telah membongkar penutup badan jalan. Arus transportasi pun kembali normal seperti biasa.

Dia mengatakan tindakan membuka penutup badan jalan setelah terjadi kesepakatan antara perwakilan Pemkab Flotim dan Pemkab Sikka.

Dari Flotim diwakili Sekcam Wulanggitang, Kapolsek Boru, dan Danramil Boru. Sementara dari Pemkab Sikka diwakili Sekretaris Dinas Perhubungan, Camat Talibura dan Kapolsek Waigete.

“Hari itu juga sejak jam 22.00 Wita, sudah dibuka, setelah ada kompromi antara perwakilan dua pemda. Jadi sudah normal kembali,” ungkap Agustinus A. Datus kepada wartawan di Kantor Dinas Pemdes Sikka, Selasa (26/5).

Pertemuan antara dua pemerintah daerah yang bertetangga itu, menghasilkan sejumlah keputusan. Pertama, katanya, disepakati tidak ada lagi penutupan badan jalan negara, baik di Hikong, maupun di Boru Kecamatan Wulanggitang Kabupaten Flotim.

Kesepakatan lain, tambah dia, pelaku perjalanan yang keluar masuk wilayah administrasi Kabupaten Flotim, cukup menunjukkan surat sehat yang diterbitkan Satgas Covid masing-masing kabupaten.

“Cukup menunjukkan surat keterangan sehat. Tidak perlu lagi surat keterangan rapid test sebagaimana yang diberlakukan di Boru,” ungkap dia.

Kesimpulan yang ketiga, ujar dia, saat disepakati tidak ada lagi stigma buruk terhadap masyarakat Kabupaten Sikka sebagai pembawa virus corona.

Secara terpisah Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo juga mengatakan jalur transportasi di Desa Hikong sudah berangsur normal. Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan Bupati Flotim Antonius Hadjon.

“Kejadian hari itu juga sudah kita selesaikan dengan Bupati Flotim. Sudah dibuka malam itu juga,” ungkap Bupati Sikka.

Hemat dia, pemberlakuan kepada pelaku perjalanan untuk wajib menunjukkan keterangan rapid test, sangat menyulitkan masyarakat.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini