Maumere-SuaraSikka.com: Upah kerja tukang dan buruh Puskesmas Bola hingga kini belum dibayar. Mereka pun sempat bersitegang dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus.
Hendrikus Hermus, salah seorang kepala tukang menemui Petrus Herlemus di Kantor Dinkes, Jumat (7/8). Dia mempertanyakan persoalan upah tukang dan buruh yang belum dibayar.
Petrus Herlemus menerangkan bahwa masalah upah dan buruh adalah kewajiban kontraktor pelaksana. Dinkes selaku pemilik proyek telah berupaya memfasilitasi agar kontraktor pelaksana menyelesaikan masalah ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hendrikus Hermus kecewa karena upaya fasilitasi Dinkes hingga sekarang belum terealisir. Dia mendesak agar Dinkes segera mendatangkan Direktur CV Cipta Konstruksi Indah Dominikus Dere Kilok.
Hendrikus Hermus mengatakan saat ini Dominikus Dere Kilok semakin sulit dihubungi. Beberapa kali sempat dihubungi melalui telepon selular, namun tidak dilayani.
Kondisi ini yang membuat tukang dan buruh semakin kesal dan kecewa. Mereka menduga Dominikus Dere Kilok sedang berupaya menghindar dari kewajibannya.
Dominikus Dere Kilok dikabarkan sudah meninggalkan Kabupaten Sikka sejak pengresmian Puskesmas Bola pada 12 Juni 2020. Dikabarkan dia sedang berada di Kabupaten Lembata.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, upah tukang dan buruh yang belum dibayar kurang lebih Rp 500 juta. Setidaknya terdapat sekitar 40 orang yang belum mendapatkan hak mereka.*** (eny)















