Maumere-SuaraSikka.com: Beredar informasi 1 lagi pelaku perjalanan di Kabupaten Sikka terpapar positip virus corona. Namun hingga berita ini diturunkan Satgas Covid Sikka belum buka suara.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus yang ditanya tentang bertambahnya kasus positip corona, belum memberikan keterangan.
“Hmmm bersabar, besok nanti diinformasikan,” demikian tulis Petrus Herlemus melalui WhatsApp.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah wartawan sudah mengantongi informasi tentang ini sejak Senin (19/10) sore. Namun belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang. Sementara itu di berbagai media sosial marak beredar informasi seputar kronologis penjemputan dan riwayat perjalanan pemuda 21 tahun yang disebut-sebut terpapar virus corona.
Informasi yang beredar, sekitar pukul 16.00 Wita sore tadi Tim Medis Satgas Covid Sikka telah menjemput seseorang berinitial R di Tempat Wisata Kajuwulu Kecamatan Magepanda.
Sebelumnya, Tim Medis mendatangi rumah Abdul Majid di
Nangahure Lembah Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat. R diketahui selama satu minggu tinggal di tempat itu.
Saat Tim Medis datang di Nangahure Lembah, R tidak berada di tempat. Diketahui dia sedang berada di rumah keluarga di Kampung Bugis Kecamatan Magepanda.
Tim Medis kemudian berkoordinasi dengan petugas Puskesmas Magepanda agar yang bersangkutan diantar keluarga ke rumah Abdul Majid. Namun R meminta dijemput di Tanjung Kajuwulu.
Setelah dijemput di Tanjung Kajawulu, R langsung dievakuasi ke Ruang Isolasi Dinkes di Jalan Eltari. Dia harus menjalani karantina guna mendapatkan perawatan selama 10 hari ke depan.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, R adalah pelaku perjalanan dari Makasar dengan menggunakan KM Bukit Siguntang. Dia tiba di Maumere pada Senin (12/10).
Dua hari sesudahnya R melakukan rapid test di Laboratorium Husada Maumere guna melengkapi persyaratan karena dia hendak kembali ke Makasar.
Hasil rapid test menunjukkan R reaktif virus corona. Pihak laboratorium mengarahkan R melaporkan statusnya ke Satgas Covid Sikka.
Setelah melaporkan hasil rapid test ke Satgas Covid Sikka, Tim Medis langsung melakukan swab. Sampel swab dikirim ke Laboratorium Biomolekul RSUD WZ Johanes Kupang. Pada Senin (19/10) didapatkan informasi bahwa R terkonfirmasi positif corona.*** (eny)















