Spater Maumere Peduli Ile Lewotolok

0
359
Spater Maumere Peduli Ile Lewotolok
Tim Peduli Ile Lewotolok SMPK Frater Maumere memindahkan barang bantuan ke kapal motor di Pelabuhan Larantuka, Jumat (18/12)

Maumere-SuaraSikka.com: SMPK Frater (Spater) Maumere membawa bantuan kemanusiaan bagi warga masyarakat yang menjadi korban erupsi Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Jumat (18/12). Ini adalah bentuk kepedulian dari sekolah di bawah naungan Yayasan Mardiwiyata.

Spater Maumere Peduli Ile Lewotolok
Tim Peduli Ile Lewotolok SMPK Frater Maumere

Setidaknya terdapat 31 orang yang berangkat ke Lembata, mewakili sekolah tersebut. Mereka terdiri dari 14 orang Panitia Peduli Ile Lewotolok, sebagian besarnya adalah para guru sekolah, dan 17 perwakilan pelajar. Semuanya dipimpin oleh Beatus Lusrin Ben Bara selaku Ketua Panitia.

Yang menarik dari misi kemanusiaan ini yakni sebanyak 17 pelajar Spater merupakan anak-anak Lembata yang sedang mengenyam pendidikan di sekolah binaan Bunda Hati Kudus (BHK) itu. Satu di antaranya yakni Alexa Tukan, Ketua OSIS SMPK Frater Maumere.

Spater Maumere Peduli Ile Lewotolok
Kepala SMPK Frater Maumere Frater Maria Herman Yosep meneguhkan Tim Peduli Ile Lewtolok dengan doa

Tim Kemanusiaan Spater berangkat dari Maumere pagi tadi pukul 07.00 Wita. Kepala SMPK Frater Maumere Frater Maria Herman Yosep BHK memberi pesan-pesan dan menyertakan mereka dengan doa.

Spater Maumere Peduli Ile Lewotolok

Dua buah truk pengangkut membawa rombongan kemanusiaan ke Larantuka. Tiba di Pelabuhan Larantuka, rombongan ini kemudian menyeberang ke Lewoleba dengan menggunakan Kapal Motor Lembata Express.

Beatus Lusrin Ben Bara yang biasa disapa Guru Rusli menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Lembata. Pemerintah daerah setempat menyambut baik bantuan kemanusiaan yang akan disalurkan Spater.

“Tadi kami sudah lapor ke Posko Bencana. Rencananya besok kami sendiri langsung distribusi bantuan ke lokasi-lokasi pengungsian,” terang Guru PJOK itu.

Spater Maumere Peduli Ile Lewotolok

Bantuan kemanusian yang akan disalurkan berupa 1.455 kilogram beras, 100 dos air mineral, 13 karung dan 2 dos pakaian bekas, 1 karung tikar, perlengkapan mandi, dan 22 dos mie instan.

Dia mengatakan bantuan tersebut merupakan sumbangan sukarela semua guru dan pelajar Spater, termasuk sumbangan dari Alumni 86.

Sebagaimana diketahui, ribuan orang dari Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur terpaksa mengungsi ke Kota Lewoleba, menyusul meningkatnya aktifitas Gunung Ile Lewotolok. Mereka ditempatkan pada sejumlah lokasi pengungsi yang disiapkan pemerintah daerah setempat.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini