Seorang Napi di Maumere Dipastikan Positip Rapid Antigen

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 7 Februari 2021 - 12:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang narapidana (napi) di Rutan Maumere dipastikan positip rapid antigen. Sejak Jumat (5/2) dia dirawat di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.

Informasi yang dihimpun media ini, napi yang positip rapid antigen ini merupakan napi yang tersandung kasus pelecehan seksual.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis memastikan napi yang bersangkutan sudah dirawat di ruang isolasi.

“Tadi malam (Jumat, 5/2, Red), dari Rutan merujuk 1 napi. Masuk dengan sesak napas. Rapid antigen positip, sudah dipindahkan ke ruang isolasi,” jelas Clara Francis di Puskesmas Wolomarang, Sabtu (6/2).

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Dia mengatakan sampai dengan Jumat malam itu, belum ada tindakan pemeriksaan swab TCM. Alasannya karena dokter dan tenaga kesehatan terlebih dulu melaksanalan tindakan medis untuk keselamatan pasien.

“Belum dilakukan pemeriksaan (TCM). Yang penting diselamatkan dulu, sesak napasnya diatasi terlebih dahulu, nanti baru pemeriksaan TCM,” jelas dia.

Terhadap kasus yang dialami napi ini, tambah dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan manajemen Rutan Maumere agar kawan-kawan napi dalam sel yang sama langsung diisolir.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

“Kami akan lakukan treking di rutan,” ujar dia.

Menurut rencana, Tim Medis dari Puskesmas Beru dan Dinkes Sikka akan ke Rutan Maumere, Senin (8/2), untuk penyelidikan epidemiologi (PE), treking dan edukasi di dalam lingkungan Rutan.

“Edukasi awal untuk mengisolasi kontak erat satu sel, sudah dilakukan. Besok tim medis ke Rutan untuk PE,” terang dia.

Sampai dengan berita ini diturunkan, media ini belum mendapatkan keterangan resmi dari manajemen Rutan Maumere.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru