


ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Maumere-SuaraSikka.com: Seorang narapidana (napi) di Rutan Maumere dipastikan positip rapid antigen. Sejak Jumat (5/2) dia dirawat di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.
Informasi yang dihimpun media ini, napi yang positip rapid antigen ini merupakan napi yang tersandung kasus pelecehan seksual.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis memastikan napi yang bersangkutan sudah dirawat di ruang isolasi.
“Tadi malam (Jumat, 5/2, Red), dari Rutan merujuk 1 napi. Masuk dengan sesak napas. Rapid antigen positip, sudah dipindahkan ke ruang isolasi,” jelas Clara Francis di Puskesmas Wolomarang, Sabtu (6/2).
Dia mengatakan sampai dengan Jumat malam itu, belum ada tindakan pemeriksaan swab TCM. Alasannya karena dokter dan tenaga kesehatan terlebih dulu melaksanalan tindakan medis untuk keselamatan pasien.
“Belum dilakukan pemeriksaan (TCM). Yang penting diselamatkan dulu, sesak napasnya diatasi terlebih dahulu, nanti baru pemeriksaan TCM,” jelas dia.
Terhadap kasus yang dialami napi ini, tambah dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan manajemen Rutan Maumere agar kawan-kawan napi dalam sel yang sama langsung diisolir.
“Kami akan lakukan treking di rutan,” ujar dia.
Menurut rencana, Tim Medis dari Puskesmas Beru dan Dinkes Sikka akan ke Rutan Maumere, Senin (8/2), untuk penyelidikan epidemiologi (PE), treking dan edukasi di dalam lingkungan Rutan.
“Edukasi awal untuk mengisolasi kontak erat satu sel, sudah dilakukan. Besok tim medis ke Rutan untuk PE,” terang dia.
Sampai dengan berita ini diturunkan, media ini belum mendapatkan keterangan resmi dari manajemen Rutan Maumere.*** (eny)















