Pensiunan Syahbandar Meninggal di Ruang Isolasi, Status Probabel

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 11 Februari 2021 - 12:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 23 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah PP digotong ke mobil ambulance, Kamis (11/2)

Jenazah PP digotong ke mobil ambulance, Kamis (11/2)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang pensiunan Syahbandar Maumere dikabarkan meninggal di ruang isolasi, Kamis (11/2). Pasien ini dipastikan meninggal dengan status probabel.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis menjelaskan pasien yang meninggal atas nama PP, berusia 70 tahun, tinggal di Kecamatan Kewapante.

PP masuk RSUD TC Hillers Maumere pada Kamis (11/2) pukul 01.00 Wita dinihari, dan meninggal pada pukul 05.40 Wita.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

“Pasien ini masuk rumah sakit dengan keluhan batuk dan sesak napas berat. Kasus meninggal dengan status probabel dari klinis dan pemeriksaan penunjang radiologi,” jelas Clara Francis.

Baca Juga :  Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

Dia menambahkan pasien yang meninggal ini dengan comorbid berupa hipertensi emergency serta penyakit paru obstruksi kronis (PPOK).

Clara Francis tidak menyinggung soal mekanisme pemakaman. Namun dari pantauan media ini, PP dimakamkan pada tempat pemakaman Covid di Urung Pigang Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat.

Baca Juga :  Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar

Kurang lebih pukul 11.25 Wita, mobil ambulance jenazah khusus Covid membawa jenazah PP dari ruang isolasi ke Urung Pigang. Tampak ada pengawalan dari aparat kepolisian.

Ibadah pemberkatan jenazah PP di ruang isolasi, Kamis (11/2)

Untuk mendeteksi penyebaran, kata Clara Francis, Puskesmas Kewapante akan melakukan pengambilan data surveylance epidemiologi.

Dengan Kasus kematian PP, menambah daftar kematian akibat probabel menjadi 6 orang. Secara keseluruhan jumlah kematian sebanyak 13 orang, di antaranya 7 orang dengan status terkonfirmasi positip.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA