Paska Video Viral “Caci-Maki”, DPP PDIP Cabut Dukungan kepada Bupati Alor

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 2 Juni 2021 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 25 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto

Maumere-SuaraSikka.com: Paska beredarnya video viral “caci-maki” Bupati Alor Amon Djobo, DPP PDI Perjuangan langsung bereaksi. Banteng moncong putih itu mencabut rekomendasi dukungan kepada Bupati Alor.

Pencabutan rekomendasi dukungan tertuang melalui Surat DPP Nomor 2922/IN/DPP/VI/2021, tertanggal 2 Juni 2021. Surat tersebut ditandatangani Ketua DPP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun dan Sekjen Hasto Kristianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat Pencabutan Dukungan dilakukan karena sebelumnya DPP PDI Perjuangan pada Nopember 2017 mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada Amon Djobo untuk berkontestasi pada Pilkada Alor 2018.

Melalui Surat Pencabutan Dukungan, DPP PDIP langsung menginstruksikan kepada DPC PDIP Alor agar berkoordinasi dengan seluruh jajaran Fraksi PDIP di DPRD Alor untuk mengambil sikap terhadap bupati dalam proses penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Alor.

Surat pencabutan dukungan diterbitkan setelah DPP PDIP mencermati berbagai persoalan yang muncul selama kepemimpinan Bupati Alor Amon Djobo, seperti melakukan perbuatan tidak terpuji dengan pengusiran terhadap jajaran Kementerian Sosial dan juga terhadap aparat TNI.

Menurut DPP PDIP, Bupati Alor Amon Djobo tidak memahami tata kelola pemerintahan dalam hal koordinasi penyelenggaraan pemerintahan dari tingkat pusat hingga ke daerah.

Andreas Hugo Pareira, anggota Fraksi PDIP DPR RI,

Andreas Hugo Pareira, anggota DPR RI dari Dapil Flores Lembata dan Alor ikut angkat bicara atas sikap Bupati Alor Amon Djobo.

Dia mengatakan perilaku Bupati Alor yang mencaci-maki Menteri Sosial dan Ketua DPRD Alor, sangat tidak pantas dilakukan.

“Apalagi dengan kata-kata makian yang sangat jorok disertai ancaman,” ujar dia melalui keterangan pers yang diterima media ini.

Menurut AHP, tindakan Bupati Alor merupakan bentuk kekerasan verbal yang tidak pantas dilakukan, apalagi oleh seorang pejabat setingkat bupati.

“Dan nampaknya, pola perilaku tidak pantas seperti ini merupakan kejadian berulang, karena perilaku seperti ini juga pernah dilakukan terhadap seorang perwira menengah Kodam Udayana,” tulis AHP, anggota Komisi X DPR RI.

Dia menambahkan Bupati Alor Amon Djobo seharusnya menjadi panutan masyarakat. Tapi justeru perilaku Bupati Alor mempertontonkan kebrutalan temperamen dan emosi yang tidak terkendali.

Perilaku seperti itu, hemat AHP, perlu menjadi perhatian semua pihak, agar sang bupati pengumbar caci-maki brutal tersebut memperoleh sangsi hukum maupun politik sehingga tidak mengulangi lagi perbuatan tidak terpuji itu.

Bupati Alor Amon Djobo sedang marah kepada staf Kementerian Sosial (foto: istimewa)

Sebelumnya beredar sebuah video yang memperlihatkan Bupati Amon Djobo sedang marah kepada staf Kementerian Sosial, hingga mengeluarkan kata-kata kasar. Video ini beredar luas secara nasional, dan menjadi viral.*** (eny)

Berita Terkait

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
PSG Juara Liga Champions 2026

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Berita Terbaru

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA