Dua Hari Lagi Euro 2020 Digelar, Bersiap Begadang!

0
341
Dua Hari Lagi Euro 2020 Digelar, Bersiap Begadang!
Tropi Euro yang akan diperebutkan 24 negara

Maumere-SuaraSikka.com: Euro 2020 digelar tinggal dua hari. Kick of akan dimulai Sabtu (12/6) WIB dinihari. Penggila bola di dunia bersiap-siap begadang di depan televisi.

Kompetisi Benua Biru edisi ke-16 ini seharusnya pentas pada musim panas tahun lalu. Tetapi terpaksa diundur ke tahun ini akibat merebaknya pandemi corona.

Event ini tetap menggunakan nama Euro 2020, menandai peringatan ulang tahun ke-60 kompetisi Piala Eropa. Sebagai bentuk perayaan momen spesial, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah turnamen diadakan di 12 kota pada 12 negara berbeda.

Sebanyak 24 tim akan tampil pada laga panas ini, di mana 20 negara lolos otomatis, dan 4 melalui babak play off.

Format putaran final masih sama seperti Euro 2016. Fase penyisihan terdiri dari enam grup yang berisikan masing-masing empat tim.

Pemuncak dan runner-up dari tiap-tiap grup, plus empat tim peringkat ketiga terbaik, berhak lolos ke babak 16 besar.

Partai pembuka Euro 2020 akan bergulir pada 11 Juni 2021 waktu setempat atau 12 Juni waktu Indonesia. Laga Italia kontra Turki menjadi pertandingan pembuka.

Inggris diunggulkan juara Euro 2020

Media-media asing mulai memprediksi negara mana yang bakal menjadi juara.
Inggris dan Prancis menjadi tim yang difavoritkan untuk menjadi juara Euro 2020.

Bursa taruhan menempatkan kedua tim ini sebagai unggulan. Mereka menganggap peluang bagi Inggris untuk menjadi juara Piala Eropa tahun ini cukup besar.

Timnas Inggris termasuk favorit untuk bisa tampil sebagai juara Piala Eropa 2020 ini. Berbagai prediksi menyebut Timnas Inggris berpeluang besar.

Bandar judi menjadikan Inggris sebagai favorit untuk memenangkan trofi internasional pertama mereka sejak Piala Dunia 1966.

Satu dari faktor yang diperhitungkan adalah faktor tuan rumah. Inggris memiliki kemungkinan memainkan lima dari tujuh pertandingan termasuk semifinal dan final di Wembley.

Artinya, dukungan tuan rumah bisa sangat berharga jika fans diizinkan menonton langsung di Stadion.

Tim tuan rumah Inggris yang menjadi unggulan di turnamen ini melewati fase kualifikasi dengan memenangkan tujuh dari delapan pertandingan. Mencetak 37 gol untuk memastikan tempat mereka di putaran final.

Meski diunggulkan, The Three Lions telah ditempatkan di Grup D dan akan bersaing dengan Kroasia dan Republik Ceko.

Dua tim itu adalah tim-tim yang berhasil mengalahkan Inggris dalam beberapa tahun terakhir.

Tim lain yang berada dalam grup D adalah rival lama yaitu Skotlandia yang berhasil lolos Euro 2020 melalui jalur play-off.

Dengan semifinal dan final yang dimainkan di Wembley, ada keuntungan yang bisa diperoleh Inggis semacam insentif untuk melangkah lebih jauh dari Euro 96 dan meniru pendahulunya yaitu timnas Inggris angkatan 66.

Namun, apakah skuad Timnas Inggris secara materi sebanding dengan pasukan Timnas Prancis yang kali ini kembali memanggil Karim Benzema?

Striker Real Madrid Karim Benzema dipanggil kembali ke skuad Timnas Prancis setelah enam tahun absen. Pemanggilan itu disinyalir karena karena dia tampil apik selama musim ini di Real Madrid.

Kehadiran Karim Benzema tampaknya membuat lini serang Timnas Prancis dianggap sangat berbahaya bagi lawan-lawannya.

Eks striker Timnas Prancis yang kini justru menangani Timnas Belgia, Thierry Henry, menyebut kembalinya Karim Benzema membuat kekuatan lini serang tim Ayam Jago tersebut ‘sangat gila’.

Mantan striker Arsenal itu memuji kekuatan serangan Prancis menyusul penarikan kembali Karim Benzema ke skuad.

Thierry Henry mengatakan kekuatan serangan Prancis “gila” dan dapat membuat lawan tersingkir dari Euro 2020.

Dengan bergabungnya Karim Benzema, juara Piala Dunia tersebut kini memiliki sederet talenta penyerang yang menakutkan.

Di antaranya ada Benzema, Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann. Thiery Henry pun percaya para pemain itu akan membuat Timnas Prancis menjadi tim yang menakutkan.

Menurutnya, Timnas Prancis bisa saja mengulang gelar dobel ketika juara Piala Dunia pada 1998 dan kemudian memenangkan Euro 2000.

Tim unggulan berikutnya setelah Inggris dan Prancis adalah Belgia.

Tim berjuluk Die Roten Teufel ini telah tampil sempurna dalam babak kualifikasi, merebut 30 poin dari 30 yang disediakan, mencetak 40 gol dan cuma kebobolan tiga.

Namun, Belgia sampai saat ini selalu gagal juara di beberapa turnamen besar.

Mereka juga bakal berharap pada pemain seperti Kevin De Bruyne, Eden Hazard, dan Romelu Lukaku.

Para pemain bintang Belgia diharapkan bisa segera fit terutama Kevin de Bruyne yang sempat mengalami patah tulang hidung saat final Liga Champions.

Spanyol, salah.satu tim.unggulan Euro 2020

Jerman menjadi unggulan keempat setelah Belgia. Bersama Spanyol mereka berada di posisi bursa taruhan yang sama.

Jerman dan Spanyol sama-sama tidak konsisten selama beberapa tahun terakhir. Tetapi catatan masing-masing di turnamen besar menunjukkan bahwa mereka siap bersaing.

Christian Ronaldo mengantar Portugal juara Euro 2016

Setelah Jerman dan Spanyol, tim yang jadi unggulan adalah Portugal. Mereka akan mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan.

Pemegang mahkota juara Eropa itu akan berharap banyak pada Cristiano Ronaldo, dibantu Bruno Fernandes, Bernardo Silva dan Diogo Jota, yang dapat membimbing mereka menuju kemenangan turnamen besar lainnya.

Timnas Italia yang diunggulkan merebut tropi Euro 2020

Setelah Portugal, tim unggulan berikutnya adalah Italia. Meskipun meraih catatan menjalani 24 pertandingan tak terkalahkan, Italia belum jadi unggulan pertama. Tetapi mereka bisa menjadi kuda hitam musim panas ini untuk melangkah jauh di Euro 2020.

Belanda adalah tim favorit berikutnya di ajang Euro 2020 setelah Italia.

Mereka telah mengalami kemunduran yang signifikan menyusul Virgil Van Dijk absen karena cedera setelah dia ditekel keras kiper Jordan Pickford pada Oktober 2020 lalu. Van Dijk tidak akan main di Euro 2020 ini.

Setiap tim mengumumkan skuadnya yang terdiri 26 pemain.

Meskipun semua 24 negara yang memenuhi syarat telah menunjuk setidaknya skuad sementara, UEFA mengumumkan batas waktu 1 Juni skuad final untuk segera diserahkan.

Setelah 26 pemain ditentukan, tim masih mungkin melakukan penggantian tanpa batas sebelum pertandingan pertama, jika terjadi cedera atau penyakit serius termasuk Covid-19 atau kontak dekat untuk kasus positif.*** (*/eny)

Grup A
Turki, Italia, Wales, Swiss

Grup B
Denmark, Finlandia, Belgia, Rusia

Grup C
Belanda, Ukraina, Austria, Makedonia Utara

Grup D
Inggris, Kroasia, Skotlandia, Republik Ceko

Grup E
Spanyol, Swedia, Polandia, Slowakia

Grup F
Hungaria, Portugal, Prancis, Jerman

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini