
Maumere-SuaraSikka.com: Kabar duka akibat Covid-19 di Kabupaten Sikka belum berhenti. Selasa (6/7) hari ini, dipastikan 2 orang meninggal.
Informasi yang dihimpun media ini, satu orang meninggal di Ruang Isolasi Covid RSUD TC Hillers Maumere. Sedangkan 1 lagi meninggal di IGD RSUD TC Hillers Maumere.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
YGM, 70 tahun, adalah warga Ratesuba Desa Kebirangga Tengah Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende. Dia dirujuk dari Puskesmas Maukaro pada Jumat pekan lalu.

Maksimus Raki, anak YGM menjelaskan bapaknya mengalami struk berat. Hasil rapid antigen di Puskesmas Maukaro memastikan YGM positip Covid.
YGM meninggal sekitar pukul 14.00 Wita. Menurut rencana akan dimakamkan di kampung halaman.
“Kami sudah koordinasi, rencananya dikuburkan di tanah sendiri, sekitar 2 kilometer dari perkampungan,” jelas Maksi yang juga adalah aparatur desa.

Satu lagi yang meninggal berinisial DD. Perempuan berusia 45 tahun ini beralamat di Desa Tanarawa Kecamatan Waiblama.
Wanita asal Tanakepi ini sudah 2 tahun mengalami gagal ginjal. Dalam kondisi seperti itu, dia selalu menjalani cuci darah.
Pagi tadi DD dirujuk dari Puakesmas Tanarawa. Sesampai di IGD, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Dia sempat menjalani rapid antigen dan hasilnya positip.

DD sudah sempat berada di IGD RSUD TC Hillers Maumere. Namun karena kondisinya sudah tidak memungkinkan akhirnya DD meninggal dunia sekitar pukul 15.30 Wita.
Pantauan media ini, jenazah YGM sudah selesai disiapkan melalui proses pemulasaran sekitar pukul 16.00 Wita. Namun sampai jam 21.00 Wita belum diberangkatkan ke Maukaro karena masih menunggu ambulance dari Puskesmas Maukaro.
Sementara itu jenazah DD tiba di Ruang Isolasi Covid RSUD TC Hillers Maumere sekitar pukul 17.45 Wita. Setelah tiba di ruang isolasi, jenazah langsung dimandikan secara protokol kesehatan.
Dengan 2 kasus meninggal ini, maka secara keseluruhan sudah 25 kasus kematian positip Covid di Kabupaten Sikka sejak November 2020 hingga 6 Juli 2021. *** (eny)



















