Lebih dari Rp 150 Juta Dana PIP Diendapkan, Setelah Didesak, Kepala Sekolah Janji Cairkan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 15 September 2021 - 18:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 61 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah orang tua murid SDN Gaikiu mendatangi Kantor Dinas PKO Sikka, Kamis (15/9)

Sejumlah orang tua murid SDN Gaikiu mendatangi Kantor Dinas PKO Sikka, Kamis (15/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Kabar tidak sedap datang dari SDN Gaikiu di Desa Bu Utara Kecamatan Tanawawo. Diketahui lebih dari Rp 150 juta dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) ternyata diendapkan.

Kasus ini terungkap setelah 10 orang tua murid dari sekolah itu mendatangi Kantor Dinas PKO Sikka, Rabu (15/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka
menemui Sekretaris Dinas PKO Sikka Marthen Luther Adji dan mempertanyakan 120 lebih pelajar di sekolah itu yang sejak tahun 2018 tidak menerima PIP.

Kepala SDN Gaikiu Anselmus Sidi buru-buru berjanji segera mencairkan dana tersebut.

Don Alexius Wasa (kiri) sedang memberikan penjelasan kepada wartawan

Don Alexius Wasa, salah satu orang tua murid menjelaskan anaknya terakhir kali menerima PIP pada tahun 2017.

“Sejak 2018 sampai sekarang anak saya tidak terima lagi,” ujar dia.

Ternyata hal yang sama dialami sejumlah pelajar. Persoalan makin terkendala, karena buku rekening dan ATM pelajar justeru dipegang kepala sekolah.

Sejumlah orang tua murid telah berkali-kali mempertanyakan hal tersebut kepada kepala sekolah. Namun jawaban kepala sekolah bahwa sedang proses aktivasi kartu ATM.

Jawaban ini dianggap tidak meyakinkan, sehingga mereka bersepakat menyampaikan hal tersebut kepada Kepala Dinas PKO.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
Sekretaris Dinas PKO Sikka Marthen Luther Adji

Sekretaris Dinas PKO Marthen Luther Adji memastikan 120-an pelajar SDN Gaikiu masih terdata sebagai penerima PIP.

Dia sendiri menyesalkan sikap Kepala SDN Gaikiu yang sekian lama menahan hak penerima PIP.

Marthen Luther Adji mengaku sudah menghubungi Kepala SDN Gaikiu, dan meminta agar Kamis (16/9) besok memberikan klarifikasi ke Kantor Dinas PKO Sikka.

“Tadi saya sudah hubungi kepala sekolah. Dia sampaikan besok dia akan cairkan. Saya minta besok dia menghadap,” tegas Marthen Luther Adji.

Marthen Luther Adji menambahkan bantuan PIP terklasifikasi menjadi 2 kategori, yakni Kelas 1 sampai Kelas 5 sebesar Rp 450.000, dan Kelas 6 sebesar Rp 225.000.

Para orang tua murid bertemu Sekretaris Dinas PKO Sikka

Media ini berhasil menghimpun data terkait dana PIP SDN Gaikiu yang diendapkan sejak tahun 2018 hingga tahun 2021. Ternyata semua dana sudah dicairkan melalui BRI sebagai bank penyalur. Total pencairan selama 4 tahun sebesar Rp 151.425.000.

Untuk tahun 2018, terjadi 7 kali pencairan secara bertahap, dengan total Rp 49.050.000. Tahap 1 untuk 6 pelajar Kelas 6, tahap 2 untuk 77 pelajar Kelas 1-5, tahap 3 untuk 2 pelajar Kelas 1-5, tahap 7 untuk 1 pelajar Kelas 1-5, tahap 8 untuk 19 pelajar Kelas 1-5, tahap 9 untuk 3 pelajar Kelas 1-5,
serta tahap 17 untuk 3 pelajar Kelas 1-5 dan 2 pelajar Kelas 6.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Selanjutnya tahun 2019 terjadi 3 kali pencairan secara bertahap dengan total Rp 44.550.000. Tahap 1 untuk 20 pelajar Kelas 6, tahap 4 untuk 85 pelajar Kelas 1-5, dan tahap 6 untuk 3 pelajar Kelas 1-5 dan 2 pelajar Kelas 6.

Pada tahun 2020 dicairkan Rp 34.650.000 melalui 3 tahap. Tahap 1 untuk 20 pelajar Kelas 6, tahap 3 untuk 45 pelajar Kelas 1-5, serta tahap 13 untuk 14 pelajar Kelas 6 dan 15 pelajar Kelas 1-5.

Lalu tahun 2021 ini sudah dua kali pencairan dengan total Rp 23.175.000. Tahap 1 untuk 19 pelajar Kelas 6, dan tahap 4 untuk 42 pelajar Kelas 1-5.

Orang tua murid berharap Kepala SDN Gaikiu segera mencairkan dana PIP yang menjadi hak pelajar, dan langsung mendistribusikan kepada masing-masing pelajar.

Selain itu, Don Alexius Wasa mewakili orang tua murid mendesak kepala sekolah untuk memberikan buku rekening dan ATM kepada para penerima bantuan.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru