Lebih dari Rp 150 Juta Dana PIP Diendapkan, Setelah Didesak, Kepala Sekolah Janji Cairkan

0
3246
Lebih dari Rp 150 Juta Dana PIP Diendapkan, Setelah Didesak, Kepala Sekolah Janji Cairkan
Sejumlah orang tua murid SDN Gaikiu mendatangi Kantor Dinas PKO Sikka, Kamis (15/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Kabar tidak sedap datang dari SDN Gaikiu di Desa Bu Utara Kecamatan Tanawawo. Diketahui lebih dari Rp 150 juta dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) ternyata diendapkan.

Kasus ini terungkap setelah 10 orang tua murid dari sekolah itu mendatangi Kantor Dinas PKO Sikka, Rabu (15/9).

Mereka
menemui Sekretaris Dinas PKO Sikka Marthen Luther Adji dan mempertanyakan 120 lebih pelajar di sekolah itu yang sejak tahun 2018 tidak menerima PIP.

Kepala SDN Gaikiu Anselmus Sidi buru-buru berjanji segera mencairkan dana tersebut.

Don Alexius Wasa (kiri) sedang memberikan penjelasan kepada wartawan

Don Alexius Wasa, salah satu orang tua murid menjelaskan anaknya terakhir kali menerima PIP pada tahun 2017.

“Sejak 2018 sampai sekarang anak saya tidak terima lagi,” ujar dia.

Ternyata hal yang sama dialami sejumlah pelajar. Persoalan makin terkendala, karena buku rekening dan ATM pelajar justeru dipegang kepala sekolah.

Sejumlah orang tua murid telah berkali-kali mempertanyakan hal tersebut kepada kepala sekolah. Namun jawaban kepala sekolah bahwa sedang proses aktivasi kartu ATM.

Jawaban ini dianggap tidak meyakinkan, sehingga mereka bersepakat menyampaikan hal tersebut kepada Kepala Dinas PKO.

Sekretaris Dinas PKO Sikka Marthen Luther Adji

Sekretaris Dinas PKO Marthen Luther Adji memastikan 120-an pelajar SDN Gaikiu masih terdata sebagai penerima PIP.

Dia sendiri menyesalkan sikap Kepala SDN Gaikiu yang sekian lama menahan hak penerima PIP.

Marthen Luther Adji mengaku sudah menghubungi Kepala SDN Gaikiu, dan meminta agar Kamis (16/9) besok memberikan klarifikasi ke Kantor Dinas PKO Sikka.

“Tadi saya sudah hubungi kepala sekolah. Dia sampaikan besok dia akan cairkan. Saya minta besok dia menghadap,” tegas Marthen Luther Adji.

Marthen Luther Adji menambahkan bantuan PIP terklasifikasi menjadi 2 kategori, yakni Kelas 1 sampai Kelas 5 sebesar Rp 450.000, dan Kelas 6 sebesar Rp 225.000.

Para orang tua murid bertemu Sekretaris Dinas PKO Sikka

Media ini berhasil menghimpun data terkait dana PIP SDN Gaikiu yang diendapkan sejak tahun 2018 hingga tahun 2021. Ternyata semua dana sudah dicairkan melalui BRI sebagai bank penyalur. Total pencairan selama 4 tahun sebesar Rp 151.425.000.

Untuk tahun 2018, terjadi 7 kali pencairan secara bertahap, dengan total Rp 49.050.000. Tahap 1 untuk 6 pelajar Kelas 6, tahap 2 untuk 77 pelajar Kelas 1-5, tahap 3 untuk 2 pelajar Kelas 1-5, tahap 7 untuk 1 pelajar Kelas 1-5, tahap 8 untuk 19 pelajar Kelas 1-5, tahap 9 untuk 3 pelajar Kelas 1-5,
serta tahap 17 untuk 3 pelajar Kelas 1-5 dan 2 pelajar Kelas 6.

Selanjutnya tahun 2019 terjadi 3 kali pencairan secara bertahap dengan total Rp 44.550.000. Tahap 1 untuk 20 pelajar Kelas 6, tahap 4 untuk 85 pelajar Kelas 1-5, dan tahap 6 untuk 3 pelajar Kelas 1-5 dan 2 pelajar Kelas 6.

Pada tahun 2020 dicairkan Rp 34.650.000 melalui 3 tahap. Tahap 1 untuk 20 pelajar Kelas 6, tahap 3 untuk 45 pelajar Kelas 1-5, serta tahap 13 untuk 14 pelajar Kelas 6 dan 15 pelajar Kelas 1-5.

Lalu tahun 2021 ini sudah dua kali pencairan dengan total Rp 23.175.000. Tahap 1 untuk 19 pelajar Kelas 6, dan tahap 4 untuk 42 pelajar Kelas 1-5.

Orang tua murid berharap Kepala SDN Gaikiu segera mencairkan dana PIP yang menjadi hak pelajar, dan langsung mendistribusikan kepada masing-masing pelajar.

Selain itu, Don Alexius Wasa mewakili orang tua murid mendesak kepala sekolah untuk memberikan buku rekening dan ATM kepada para penerima bantuan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini