Yuven Wangge Terpilih Jadi Ketua FPPB Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 15 Oktober 2021 - 13:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 54 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yuven Wangge, Ketua Dewan Eksekutif FPPB Sikka Periode 2021-2024

Yuven Wangge, Ketua Dewan Eksekutif FPPB Sikka Periode 2021-2024

Maumere-SuaraSikka.com: Aktifis kemanusiaan Yuven Wangge terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Dewan Eksekutif Forum Peduli Penanggulangan Bencana (FPPB) Sikka. Dia akan memimpin wadah itu untuk 3 tahun ke depan hingga tahun 2024.

Bersamaan dengan Pemilihan Dewan Eksekutif, dilaksanakan juga pemilihan Dewan Penasihat. Proses pemilihan melalui Rapat Umum Anggota (RUA) yang berlangsung di Aula BPBD Sikka, Rabu (13/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain aklamasi untuk Ketua Dewan Eksekutif, Forum RUA juga menetapkan personil komposisi kepengurusan, terdiri dari Wakil Ketua Dedi Imanuel Pau, Sekretaris Gabriel M. Lule, dan Bendahara Desri Megartina Sinulingga.

Dewan Eksekutif dan Dewan Penasihat Terpilih pose bersama peserta RUA FPPB Sikka

Forum RUA juga memberikan kepercayaan kepada sejumlah aktifis kemanusiaan sebagai Koordinator dan Sekretaris Divisi-Divisi. Terdapat sejumlah divisi yakni Divisi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Divisi Kedaruratan dan Logistik, Divisi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, serta Divisi Humas.

Sementara itu yang dipercayakan menjadi Dewan Penasihat yakni Kepala BPBD Sikka ex oficio, Piter Embugusi, dan Wim Keupung.

Baca Juga :  Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Yuven Wangge sebelumnya adalah Sekretaris FPPB Sikka 2017-2021, mendampingi Wim Keupung yang menjadi Ketua FPPB Sikka pada periode itu.

Sekda Sikka (tengah) membuka RUA FPPB Sikka, Rabu (13/10)

RUA FPPB Sikka resmi dibuka oleh Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera. Tampak hadir pada acara pembukaan antara lain Dandim Sikka Letkol Muhammad Jafar, Kabag Ops Polres Sikka AKP Darius Koreh, Kepala BPBD Sikka Muhammad Daeng Bakir, dan Ketua FPRB Propinsi NTT Buche Ga.

Sekda Sikka memberikan apresiasi kepada FPPB Sikka yang sudah memberikan kontribusi dan mendukung pemerintah dalam upaya penanggulangan bencana di daerah ini.

“Banyak kerja yang sudah dilakukan FPPB untuk mendukung pemerintah,” ujar dia.

Ketua FPPB Sikka Periode 2017-2021 Wim Keupung menyampaikan laporan pertanggunganjawab

Sekda Sikka menyebut 3 hal yang erat kaitan dengan bencana yakni bahaya, ancaman, dan kapasitas. Untuk bahaya dan ancaman, kata dia, dua faktor ini di luar kendali manusia.

Baca Juga :  Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar

Sehingga, tambah dia, yang harus disiapkan yakni kapasitas, dalam konteks kesiapan masyarakat mulai pra bencana, bencana dan pasca bencana.

Sekda Sikka mendorong FPPB Sikka untuk terus membangun kerja sama dan kerja bersama dengan semua pihak.

RUA FPPB Sikka diramaikan juga dengan diskusi seputar penanggulangan bencana. Panitia Pelaksana RUA menghadirkan 2 narasumber.

Dua narasumber membawakan materi pada Rapat Umum Anggota FPPB Sikka, Rabu (13/10)

Ketua FPRB NTT Buche Ga membawakan materi Refleksi Gerakan Penanganan Pengurangan Risiko Bencana di NTT dan wartawan SuaraSikka.com Vicky da Gomez membawakan materi Meneropong Kebijakan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Sikka.

RUA yang berlangsung selama satu hari ini berlangsung dinamis dan demokratis. Peserta RUA terdiri dari anggota FPPB Sikka, baik secara kelembagaan maupun perorangan, kurang lebih sebanyak 50 orang.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA