




Maumere-SuaraSikka.com: Raimundus Nggubhu dan Simon Saji, dua warga Desa Tuwa di Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka merelakan tanah milik mereka untuk pembangunan sebuah TK Negeri di desa itu.
Inisiatif tersebut untuk mendukung progam Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga setempat yang merencanakan membangun 1 buah TK pada Kecamatan Tanawawo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ihwal kepedulian dua warga ini didiskusikan serius pada pertemuan terbatas, Minggu (6/2) di Desa Tanawawo. Pertemuan terbatas melibatkan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pendidikan, dan aparatur pemerintah desa setempat.
Kades Tuwa Fernandes Yandayani Wula menyambut baik inisiatif warga yang menghibahkan tanah untuk pembangunan TK.
Dia memberikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian akan pendidikan dan masa depan generasi di desa itu.

Setelah mantap dengan lokasi tanah sebagai salah satu syarat penting pembangunan TK, pada Rabu (9/2), para tokoh ini kemudian mendatangi Kantor Dinas PKO Sikka di Maumere.
Tokoh adat Yohanis Banda, tokoh pendidikan, Laurensius Leru, dan tokoh masyarakat sekaligus salah satu penghibah tanah Raimundus Nggubhu, langsung diterima Kepala Dinas PKO Heri Vandiron Sales.

Heri Vandiron Sales yang baru sebulan menjabat Kadis PKO mengapresiasi inisiatif warga. Pihaknya sangat merespon aspirasi warga Desa Tuwa.
“Kami akan tindaklanjuti. Pertama-tama tentu harus survei lokasi, sekaligus mememastikan komitmen hibah,” terang Heri Sales yang ditemui di Gedung DPRD Sikka, Kamis (10/2).
Kades Tuwa Fernandes Yandayani Wula menjelaskan jauh-jauh hari Camat Tanawawo sudah berkoordinasi dengan sejumlah kepala desa di kecamatan itu, terkait rencana pembangunan TK Negeri.
Namun, kata dia, belum ada respon balik untuk menanggapi hal tersebut. Desa Tuwa sendiri, kata dia, selama ini kesulitan lokasi.
“Syukurlah, akhirnya ada warga Tuwa yang merelakan tanah untuk bangun TK Negeri,” ujar dia.
Di Desa Tuwa setidaknya terdapat 4 PAUD selama masa kepemimpinan Fernandez Yandayani Wula.
Potensi ini sangat mendukung keberlanjutan pendidikan ke level TK karena bangunan sekolah langsung terletak di desa itu. Selama ini, anak-anak Desa Tuwa bersekolah pada TK Ate Dhoa di Wolofeo.*** (eny)















