
Liga 3 ETMC XXXI Tahun 2022 di Kabupaten Lembata menyisakan 5 pertandingan terakhir babak penyisihan pada Jumat (16/9).
Lima pertandingan yang bakal bikin adrenalin bertambah naik. Lima pertandingan yang menentukan nasib 8 tim untuk lolos ke babak 16 besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Semuanya partai hidup mati. Termasuk 2 partai “baku bunuh” kakak beradik, PSK Kupang versus PS Kota Kupang dan PSN Ngada bentrok Persena Nagekeo.
Salah satu yang ditunggu-tunggu tentu saja pertandingan antara tim tuan rumah Persebata Lembata melawan Perserond Rote Ndao.
Dua tim ini melaksanakan pertandingan terakhir pada Grup B. Tim Sembur Paus dan Tim Ti’i Langga dijadwalkan bertemu di GOR 99 Lewoleba pukul 07.00 Wita.
Lembata kini berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 4 poin. Tuan rumah bermain kacamata dengan Bintang Timur FC, dan menang tipis 2-1 atas Platina FC.
Sementara Rote Ndao berada satu tingkat di bawahnya dengan mengoleksi nilai 3. Semifinalis ETMC 2004 itu kalah 1-2 dari Platina FC dan menang 2-0 atas Bintang Timur FC.
Satu tiket gratis di grup ini telah jadi milik Platina. Modal dua kali menang dan satu kali kalah tidak menggoyahkan lagi posisi anak-anak Platina.
Satu tiket tersisa praktis menjadi rebutan Lembata dan Rote Ndao. Sementara Bintang Timur sudah bisa dipastikan angkat kaki dari Lembata.
Lembata bentrok Rote Ndao dalam partai hidup mati, tentu saja menjadi alasan khusus untuk tidak dilewatkan begitu saja. Apalagi Lembata yang adalah tuan rumah, merupakan magnet tersendiri dalam turnamen bergengsi ini.
Pendukung Lembata bakal tumpah ruah di GOR 99 Lewoleba. Tribun dengan kapasitas 894 penonton bakal terisi penuh. Belum lagi diperkirakan lebih dari 3.000 penonton melingkar sepanjang lapangan pertandingan.
Lomblen Mania, supporter pendukung Persebata, sudah hampir pasti datang dengan kreasi-kreasi inovatif.
Sejauh ini mereka masih bisa menjaga marwah ETMC, menjunjung taan tou yang menjadi harga diri Kabupaten Lembata, termasuk menjaga visi misi supporter.
Mereka tidak mentang-mentang menganggap diri paling hebat lalu semena-mena karena lakon turnamen ini dilaksanakan di tanah Lembata.
Lomblen Mania tidak anarkis. Bahkan untuk melempar gelas air mineral saja, enggan mereka lakukan. Spirit Persebata sampai mati, bukan dengan cara-cara yang tidak senonoh.
Pendukung Lembata dan suppporter Lembata bakal menjadi saksi penting laran morit Lembata, apakah terhenti pada babak penyisihan atau berjuang lagi pada babak 16 besar.
Baik Lembata maupun Rote Ndao tentu punya ambisi yang sama memberikan hasil terbaik pada laga besok pagi.
Lembata sedang dalam grafik meningkat. Awalnya hanya bermain imbang dengan Bintang Timur. Pada partai kedua, Lembata berhasil meraih nilai penuh ketika menjamu Platima FC.
Trend baik ini semestinya dipertahankan juru taktik Hasan Wahar. Sebagai pelatih kepala yang bergabung di tengah kemelut teknis, Hasan Wahar sudah membuktikan dinamika Lembata dalam situasi yang tidak mengenakkan.
Goyang Lembata meraih angka penuh, minimal seri, itulah yang sedang dituntut publik Sembur Paus. Mereka ingin bersorak-sorai bersama kehangatan baleo.
Lembata yang terkenal dengan daya juang dan determinasi yang tinggi, tidak boleh mati di kaki anak-anak Rote Ndao. Lembata harus menuju 16 besar, dan kalau memungkinkan mengamankan tropy bergilir.
Tapi ingat! Hati-hati dengan Rote Ndao. Tim ini selalu dipandang remeh, bahkan sama sekali tidak diperhitungkan.
Justeru di situlah, bukan tidak mungkin, semifinalis ETMC 2007 itu bisa membuat Persebata harus menjadi penonton di daerah sendiri.*** (vicky da gomez)
Klasemen Sementara
Grup B
Platina 3 2 – 1 4-3 6
Lembata 2 1 1 – 2-0 4
Rote Ndao 2 1 – – 3-2 3
Btg Timur 3 – 1 2 0-3 1















