Hasil Konsultasi ke BKN, Dokumen 61 Nakes Gagal Seleksi PPPK Diverifikasi Ulang

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Januari 2023 - 15:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 153 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panselda bersama Asisten 3 Setda dan anggota DPRD Sikka bertemu Direktur Pengadaan dan Pangkat BKN, Senin (9/1) di Jakarta (foto: istimewa)

Panselda bersama Asisten 3 Setda dan anggota DPRD Sikka bertemu Direktur Pengadaan dan Pangkat BKN, Senin (9/1) di Jakarta (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Perjuangan untuk 61 tenaga kesehatan peserta Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Sikka, mendapat titik cerah.

Kepala BKDPSDM Kabupaten Sikka Lulas Lawe menjelaskan pihaknya telah mendatangi BKN untuk mengklarifikasi persoalan yang diangkat 61 nakes peserta seleksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bersama Asisten 3 Setda Sikka Robertus Ray dan 4 anggota DPRD Sikka, mereka bertemu Sri Dwiyanti selaku Direktur Pengadaan dan Pangkat BKN, Senin (9/1).

“Hasil diskusi bersama Ibu Sri Dwiyanti, kami Panitia Seleksi Daerah diminta melakukan verifikasi ulang berkas yang diunggah 61 peserta yang telah melayangkan sanggahan,” jelas Lulas Lawe, Selasa (10/1).

Sebagaimana diskusi dengan Sri Dwiyanti, diinformasikan bahwa masalah seperti ini tidak saja terjadi di Kabupaten Sikka.

“Menurut Ibu Sri, masalah seperti ini terjadi di banyak daerah, bahkan ada daerah yang peserta sanggahnya jauh lebih banyak dari Sikka,” ujar Lukas Lawe.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Untuk proses verifikasi ulang, dijadwalkan 3 hari. Sementara ini proses verifikasi ulang sedang dilaksanakan.

“Proses sedang berjalan, dan diharapkan paling lambat besok (Rabu 11/1, Red) sudah final. Hasilnya akan segera disampaikan sesuai jadwal,” jelas dia.

Lukas Lawe menegaskan bahwa mekanisme sanggahan akan benar-benar menyelesaikan masalah yang diangkat 61 nakes peserta seleksi. Sudah pasti, ujar dia, akan memberikan rasa keadilan bagi mereka.

Dia menambahkan sesungguhnya sejak awal Panselda diminta untuk melakukan verifikasi administrasi peserta seleksi, untuk mengeliminir adanya kecurangan.

Namun saat itu tidak dilakukan karena tidak ada data pembanding. Apalagi, kata dia, waktu yang diberikan hanya 3 hari, sementara peserta seleksi berjumlah 730 pelamar.

Dengan waktu yang sangat terbatas, dan saat itu tidak dilakukan verifikasi administrasi, dia mengakui sebagai kelemahan Panselda.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Lebih dari itu, kata dia, kemungkinan terbesar yakni bisa saja terjadi manipulasi yang dilakukan peserta seleksi atau juga pejabat yang menandatangani surat keterangan.

“Syukurlah Panselnas sudah mengantisipasi penyelesaian persoalan ini melalui SSCASN dengan mekanisme tahapan sanggah,” ujar dia.

Sebagimana diketahui 61 nakes melakukan sanggahan karena tidak lolos seleksi PPPK. Mereka menduga ada manipulasi surat keterangan terkait usiabdan masa kerja.

Sanggahan juga dilakukan karena para nakes tersebut tidak mendapatkan nilai afirmasi.

Padahal mereka berhak atas nilai afirmasi srbagainana diatur di dalam Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 968 Tahun 2022 tentang Mekanisme Seleksi PPPK untuk Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan.

Akibat tidak mendapatkan nilai afirmasi, akumulasi nilai mereka tidak mendukung untuk diberi kelulusan.*** (eny)

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru