
Maumere-SuaraSikka.com: SDK Bhaktyarsa luar biasa. Kalimat ini diucapkan Suster Ines Agnes Surat Lanan, selaku Pemimpin Provinsi SSpS Flores Bagian Timur, saat acara launching Tahun Emas SDK Bhaktyarsa, Sabtu (21/1).
“Hanya ada satu kalimat, SDK Bhaktyarsa luar biasa,” ujar dia bangga disambut tepuk tangan riuh ratusan siswa, alumni, dan para guru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia memberikan apresiasi atas berbagai prestasi yang telah diraih sekolah ini selama kurun waktu 50 tahun.
Meski demikian dia mengingatkan para guru dan siswa agar tidak pernah merasa puas dengan prestasi yang telah diraih selama ini.
“Jangan pernah berhenti berjuang, jangan pernah berhenti belajar, agar sekolah ini terus menjadi SD favorit di Kabupaten Sikka,” ingat dia.

Launching
Rangkaian kegiatan Tahun Emas diinisiasi melalui kolaborasi antara alumni dan pihak sekolah. Puncak acara baru akan terjadi pada 20 Oktober 2023 mendatang.

Mengawali semua itu, usai jalan santai bersama mengelilingi Kota Maumere, dilakukan Launching Tahun Emas di halaman sekolah. Simbolisasinya yakni dengan melepaskan 50 balon gas dan 7 burung merpati.
Balon gas dilepas bersama-sama oleh Kepala Dinas PKO Sikka Heri Sales, Kepala SDK Bhaktyarsa Suster Yuliana Nina SSpS, Suster Pemimpin Provinsi SSpS Flores Bagian Timur, Suster Ketua Yayasan, Ketua Komite Sekolah, serta Ketua Panitia Pelaksana Tahun Emas Agustinus Romualdus Heni.
Balon gas berwarna-warni diikat rapi. Pada bagian bawahnya disatukan dengan sebuah baliho kecil bertuliskan 50th Anniversary SDK Bhaktyarsa Merajut Kasih Persaudaraan dalam Terang Roh Kudus menuju Generasi Emas.

Sementara 7 ekor burung merpati, masing-masing dilepaskan oleh mantan kepala sekolah dan pendidik yang pernah mengabdi pada sekolah ini.
Sedangkan 50 perwakilan alumni dan pelajar aktif dari tiap-tiap angkatan, dari tahun 1973 hingga tahun 2023, berdiri melingkar dengan memegang balon kecil.
Gemuruh tepuk tangan mengiringi pelepasan balon gas dan burung merpati. Pekikan kembang api dan petasan menambah keseruan Launching Tahun Emas.

Jalan Santai
Kegiatan Tahun Emas SDK Bhaktyarsa diawali dengan jalan santai bersama mengelilingi Kota Maumere, dimulai dan berakhir di sekolah itu.

Tidak saja para guru dan pelajar, jalan santai ini juga melibatkan Alumni 1973-2017. Para alumni berada dalam satu kelompok barisan. Tampak terlihat beberapa angkatan pertama sekolah ini seperti Agustinus Romualdus Heni, Rafael Raga, dan Alfonsus Nuba.
Barisan panjang jalan santai dipandu Marching Band SDK Bhaktyarsa. Sebuah baliho membentang paling depan bertuliskan 50th Anniversary SDK Bhaktyarsa.

Menariknya, jalan santai ini sekaligus dengan kampanye kebersihan. Para pelajar memungut sampah-sampah yang berserakan di sekitar jalan dan mengisi pada kantong-kantong plastik yang sudah disiapkan.

Data Pendidikan
SDK Bhaktyarsa resmi beroperasi sejak tahun 1973. Sebanyak 49 siswa tercatat sebagai angkatan pertama yang tamat dari sekolah ini.
Tidak ada data pasti berapa jumlah pelajar yang telah dibenum dan tamat dari SDK Bhaktyarsa.
Agustinus Romualdus Heni dalam sambutan saat Launching Tahun Emas menyebutkan sekolah ini telah melahirkan orang-orang hebat yang ikut ambil bagian dan memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah ini.
SDK Bhaktyarsa kini memiliki akreditasi B, berdasarkan sertifikat 32/SK/BAN-S/M NTT/X/2018. Fakta ini semakin mengedepankan SDK Bhaktyarsa sebagai sekolah favorit yang diidamkan calon pelajar sekolah dasar.
Berdasarkan data September 2022, sekolah ini tengah membenum 587 pelajar yang tersebar pada 6 rombongan kelas.
Setidaknya terdapat 31 guru dan karyawan, terdiri dari 1 Kepala Sekolah, 18 guru kelas, 6 guru mapel, 1 bendahara, 1 pegawai perpustakaan, 2 pegawai tata usaha, dan 1 pegawai.
Dari sisi status guru dan karyawan, terdapat 3 orang pegawai tetap yayasan, 7 PNS, 15 honor, dan 6 orang guru tetap yayasan.
Mengingat jumlah siswa yang makin meningkat dari tahun ke tahun, Pemimpin Provinsi SSpS Flores Bagian Timur
Suster Ines Agnes Surat Lanan mengaku sedang memikirkan perlunya pengembangan gedung sekolah.
Dalam rencana, kata dia, akan dibangun gedung sekolah dengan konstruksi lantai dua pada sisi timur sekolah. Dia mengajak semua pihak seperti yayasan, pemerintah daerah, dan alumni ikut ambil bagian secara gotong-royong untuk mewujudkan mimpi tersebut.*** (eny)















