Dugaan Sunat Dana Sertifikasi, Jaksa Periksa Bendahara, Reskrim Periksa Kadis PKO

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 8 Juni 2023 - 21:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 63 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PKO Sikka yang diberhentikan sementara Yoseph Heriyanto Vandiron Sales memasuki ruangan Unit Tipikor Reskrim Polres Sikka, Kamis (8/6)

Kadis PKO Sikka yang diberhentikan sementara Yoseph Heriyanto Vandiron Sales memasuki ruangan Unit Tipikor Reskrim Polres Sikka, Kamis (8/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Aparat penegak hukum terus gencar melakukan pemeriksaan dugaan penyunatan dana sertifikasi guru di Dinas PKO Sikka.

Pantauan media ini, Kamis (8/6), Kejaksaan Negeri Sikka memeriksa dua orang, yakni Irma selaku Bendahara Pengeluaran dan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas PKO Sikka Alfred Miraflores.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alfred Miraflores tiba di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka pukul 08.52 Wita. Sedangkan Irma baru datang pukul 09.15 Wita.

Sementara itu Reskrim Polres Sikka pada saat yang sama memeriksa Kepala Dinas PKO Sikka yang diberhentikan sementara Yoseph Heriyanto Vandiron Sales.

Baca Juga :  Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Pejabat penting di Dinas PKO itu tiba pukul 10.19 Wita. Dia mengenakan baju motif sarung, dan langsung menuju ruangan Unit Tipikor.

Media ini belum mendapat informasi sejauh mana Kejaksaan Negeri Sikka memeriksa Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan serta Bendahara Pengeluaran.

Bagitu juga seperti apa hasil pemeriksaan Unit Tipikor terhadap Kadis PKO Sikka yang diberhentikan sementara. Pantauan media Kadis PKO yang diberhentikan baru keluar dari Polres Sikka pukul 15.19 Wita.

Baca Juga :  Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Catatan media ini, hingga hari ini sudah 4 orang yang diperiksa Unit Tipikor Reskrim Polres Sikka. Sebelum Kadis PKO yang diberhentikan, Reskrim telah memeriksa Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan, Bendahara Pengeluaran, dan operaror dana sertifikasi.

Sementara itu Kejaksaan Negeri Sikka telah memeriksa 3 orang. Sebelumnya yang diperiksa adalah operator dana sertifikasi.*** (eny)

 


 

Berita Terkait

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi
Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT
Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Berita Terbaru

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA