Artinya selama 5 tahun Roma, antara perencanaan, penganggaran dan pemanfaatan anggaran tidak sinkron, atau tidak matching.
Ada kebijakan kontroversial soal pinjaman daerah untuk peningkatan ekonomi dan pembangunan. Tidak usah bicara soal keberhasilan, karena ternyata pengelolaannya juga tidak jelas.
Celakanya lagi, pinjaman daerah wajib dikembalikan dalam sekian tahun. Jika tidak, maka sudah pasti pemerintah pusat akan memotong dana bantuan pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Semua masalah yang ditinggalkan Robi Idong dan Romanus Woga terbukti karena ketidakmampuan memanage anggaran daerah.
Dampak kuat dan nyata yang terjadi yakni kemampuan keuangan daerah yang sangat terbatas, kalau tidak mau dibilang kritis finansial.
Lebih sial lagi, ternyata Roma tidak punya kemampuan mendatangkan rupiah ke Kabupaten Sikka, kecuali melalui pinjaman daerah yang notabene adalah kemampuan berutang.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya















