


Maumere-SuaraSikka.com: Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 26 warga Desa Nawakote Kecamatan Wulanggitang Kabupaten Flotim, Senin (8/1). Mereka dievakuasi ke lokasi pengungsian di Boru.
Sementara 3 orang tetap bertahan di desa, dengan alasan untuk menjaga kebun. Sebanyak 29 warga ini merupakan korban terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim SAR Gabungan yang melakukan evakuasi terdiri dari Tim Rescue Basarnas Maumere, TNI/Polri, BPBD Flotim, PMI Sikka, Mapala Unipa, IMM Sikka, Tagana Dinsos Flotim, Dompet Duafa, MDMC Muhammadiyah, Pramuka Flores Timur, Ke Bukit Indonesia, Mapala Muhammadiyah, LMI dan Relawan Kecamatan.
Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan selaku
SAR Mission Coordinator (SMC) menuturkan jarak Desa Nawakote dari Gunung Lewotobi Laki-laki sekitar 5 kilometer. Sementara Pos PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) telah mewajibkan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 3-4 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki.
“Setelah menerima permintaan evakuasi, Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi ke posko pengungsian yang aman,” terang Supriyanto Ridwan.
Dia menambahkan Tim SAR Gabungan akan terus siaga melayani permintaan evakuasi dan kejadian kedaruratan di daerah terdampak erupsi.
Jumlah pengungsi tiap hari terus bertambah. Hingga Senin (8/1) pukul 18.00 Wita, BPBD Flotim mencatat sudah 4.788 jiwa yang telah mengungsi.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












