Gunung Lewotobi Naik Status Jadi Awas, Masyarakat Segera Menjauh

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 10 Januari 2024 - 07:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 697 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Lewotobi Laki-Laki mulai mengeluarkan lava pijar,  Selasa (9/1) malam

Gunung Lewotobi Laki-Laki mulai mengeluarkan lava pijar, Selasa (9/1) malam

Maumere-SuaraSikka.com: PVBMG menaikkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur Propinsi NTT menjadi awas, sejak Selasa (9/1) pukul 23.00 Wita.

Peningkatan status menjadi awas, menyusul keluarnya lava pijar berwarna merah. Sejumlah pihak sempat mendokumentasikan kondisi lava pijar ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya gunung berapi yang erupsi sejak 23 Desember 2023 lalu, ditetapkan status siaga pada 1 Januari 2024 hingga 14 Januari 2024.

Secara visual, selama 1-9 Januari 2024 tertangkap adanya aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki. Gambaran memperlihatkan peningkatan tinggi kolom erupsi maksimum 1.500 meter dari pusat erupsi yang berada pada area sebelah barat laut-utara kawah

PVMBG juga mengamati adanya sinar api di kawah utama Terpantau juga adanya lantaran lava pijar dari puncak.

Baca Juga :  Praperadilan Dugaan TPPO Eltras Pub di Maumere, Tidak Ada Perbuatan Melawan Hukum

Aktivitas tremor juga tercatat terus mengalami peningkatan amplitudo. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan energi erupsi.

Terhadap kondisi terbaru itu, PVBMG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung  Lewotobi Laki-Laki dan pengunjung atau  wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dan sektoral 5 kilometer ke arah Barat Laut Utara.

Rekomendasi lain yakni harus dilakukan evakuasi sektoral yaitu seluruh masyarakat Desa Dulipali di Kecamatan Ile Bura. Sebagian besar masyarakat di desa ini sudah berada di lingkungan pengungsian Kementerian Sosial di Desa Konga Kecamatan Titehana sejak Selasa (2/1).

Saat ini hujan sudah mulai rutin turun sejak hari Minggu (7/7) di kawasan pengungsian dan sekitarnya. Sementara arah angin cenderung ke arah timur dan utara sehingga lingkungan pengungsian Kementerian Sosial sering turun debu vulkanik.

Baca Juga :  Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Masyarakat juga diharapkan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah setempat serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Jika terjadi erupsi dan hujan abu, masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah. Apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan masker dan kaca mata.

Saat ini pengungsi yang terdampak erupsi berjumlah 5.057 jiwa tersebar di berbagai titik. Antara lain 1.408 jiwa berada di lingkungan pengungsian Kementerian Sosial.*** (eny)

Berita Terkait

Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik
Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka
Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat
Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar
Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf
Tetapkan Tersangka TPPO Eltras Pub di Maumere, Penyidik Pastikan Kantongi 4 Alat Bukti
Lika Liku Kasus Eltras Pub Maumere, dari Masalah Kasbon, Dugaan TPPO, Hingga Suster Ika Bertindak Seperti Polisi
Penetapan 2 Tersangka Dugaan TPPO Eltras Pub Disinyalir Berdasarkan Tekanan TRuK-F dan Jaringan HAM Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:57 WITA

Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka

Jumat, 17 April 2026 - 10:44 WITA

Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Kamis, 16 April 2026 - 10:21 WITA

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Rabu, 15 April 2026 - 07:39 WITA

Tetapkan Tersangka TPPO Eltras Pub di Maumere, Penyidik Pastikan Kantongi 4 Alat Bukti

Selasa, 14 April 2026 - 07:42 WITA

Lika Liku Kasus Eltras Pub Maumere, dari Masalah Kasbon, Dugaan TPPO, Hingga Suster Ika Bertindak Seperti Polisi

Senin, 13 April 2026 - 21:57 WITA

Penetapan 2 Tersangka Dugaan TPPO Eltras Pub Disinyalir Berdasarkan Tekanan TRuK-F dan Jaringan HAM Sikka

Senin, 13 April 2026 - 20:39 WITA

Praperadilan Dugaan TPPO Eltras Pub di Maumere, Tidak Ada Perbuatan Melawan Hukum

Berita Terbaru

Staf Operasional PT Alfira Perdana Jaya Wilayah Flores Aloysius Tapun sedang memperkenalkan perusahaan tersebut

Daerah

Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:51 WITA

Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Reinhard Dionisius Siga

Daerah

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:21 WITA