Gunung Lewotobi Naik Status Jadi Awas, Masyarakat Segera Menjauh

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 10 Januari 2024 - 07:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 702 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Lewotobi Laki-Laki mulai mengeluarkan lava pijar,  Selasa (9/1) malam

Gunung Lewotobi Laki-Laki mulai mengeluarkan lava pijar, Selasa (9/1) malam

Maumere-SuaraSikka.com: PVBMG menaikkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur Propinsi NTT menjadi awas, sejak Selasa (9/1) pukul 23.00 Wita.

Peningkatan status menjadi awas, menyusul keluarnya lava pijar berwarna merah. Sejumlah pihak sempat mendokumentasikan kondisi lava pijar ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya gunung berapi yang erupsi sejak 23 Desember 2023 lalu, ditetapkan status siaga pada 1 Januari 2024 hingga 14 Januari 2024.

Secara visual, selama 1-9 Januari 2024 tertangkap adanya aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki. Gambaran memperlihatkan peningkatan tinggi kolom erupsi maksimum 1.500 meter dari pusat erupsi yang berada pada area sebelah barat laut-utara kawah

PVMBG juga mengamati adanya sinar api di kawah utama Terpantau juga adanya lantaran lava pijar dari puncak.

Baca Juga :  Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Aktivitas tremor juga tercatat terus mengalami peningkatan amplitudo. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan energi erupsi.

Terhadap kondisi terbaru itu, PVBMG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung  Lewotobi Laki-Laki dan pengunjung atau  wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dan sektoral 5 kilometer ke arah Barat Laut Utara.

Rekomendasi lain yakni harus dilakukan evakuasi sektoral yaitu seluruh masyarakat Desa Dulipali di Kecamatan Ile Bura. Sebagian besar masyarakat di desa ini sudah berada di lingkungan pengungsian Kementerian Sosial di Desa Konga Kecamatan Titehana sejak Selasa (2/1).

Saat ini hujan sudah mulai rutin turun sejak hari Minggu (7/7) di kawasan pengungsian dan sekitarnya. Sementara arah angin cenderung ke arah timur dan utara sehingga lingkungan pengungsian Kementerian Sosial sering turun debu vulkanik.

Baca Juga :  Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Masyarakat juga diharapkan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah setempat serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Jika terjadi erupsi dan hujan abu, masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah. Apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan masker dan kaca mata.

Saat ini pengungsi yang terdampak erupsi berjumlah 5.057 jiwa tersebar di berbagai titik. Antara lain 1.408 jiwa berada di lingkungan pengungsian Kementerian Sosial.*** (eny)

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru