


Maumere-SuaraSikka.com: Virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika kini menggenpur Kabupaten Sikka. Setidaknya sudah 74 ekor babi yang mati diserang ASF.
Kepala Dinas Pertanian Yohanes Emil Satriawan menyebut kasus kematian ternak babi paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Nita.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hingga 31 Januari 2024, jumlah babi yang mati diserang ASF sebanyak 74 ekor. Paling banyak, 66 ekor, terjadi di Desa Nita Kecamatan Nita,” jelas Yohanes Emil Satriawan, Selasa (6/2).
Selain di Desa Nita, ASF juga menyerang 8 ekor babi di berbagai desa dan kelurahan pada kecamatan lainnya di Kabupaten Sikka.
Dia menyebut 4 ekor babi di Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat, 1 ekor babi di Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat, 2 ekor babi di Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok, dan 1 ekor babi di Desa Manubura Kecamatan Alok Timur.
Yohanes Emil Satriawan yang biasa disapa Jemi Sadipun mengatakan kematian 74 ekor babi di Kabupaten Sikka, dipicu oleh peredaran daging babi yang sakit ke wilayah zona hijau.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












