Posisi PAN berada di bawah Partai Hanura yang berada satu tingkat di atas, dengan selisih 109 suara. Sedangkan dengan juru kunci Partai Perindo, terpaut 276 suara.
Nasib sama terjadi di Dapil Sikka 2. PAN sukses di Kecamatan Lela dengan 1.503 suara, mengumpulkan suara kedua terbanyak setelah Perindo yang mengoleksi 1.966 suara.
Tapi pada 5 kecamatan lain, yakni Koting, Nele, Kangae, Kewapante, dan Hewokloang, suara PAN anjlok. Ironinya, pada setiap 5 kecamatan itu, suara PAN bahkan tidak tembus angka 40.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
PAN hanya mampu mengoleksi 1.534 suara, dan berada di posisi ke-10. Dapil Sikka 2 mengalokasikan 7 kursi, dan PAN harus “tiarap”.
Kondisi tidak jauh berbeda terjadi di Dapil Sikka 3, yang menyediakan 9 kursi. PAN hanya “pesta” di Kecamatan Doreng, mengumpulkan suara terbanyak, yakni 1.457 suara. Selebihnya di Kecamatan Mapitara, Bola, Waigete, Talibura, dan Waiblama, PAN tidak bernyali.
PAN mengakhiri Dapil Sikka 3 dengan 2.580 suara, dan hanya mampu berada pada posisi ke-11, berada dua tingkat di bawah PSI yang mengunci kursi terakhir dengan perolehan 2.782 suara.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












