PAN Sikka Terpental dari Gelanggang Politik

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 3 Maret 2024 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,479 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera PAN berkibar

Bendera PAN berkibar

Maumere-SuaraSikka.com: Nasib sial dialami Partai Amanat Nasional di Kabupaten Sikka. Hasil Pemilu 2024 menunjukkan partai politik ini harus terpental dari gelanggang. PAN sama sekali tidak meraih 1 kursi pun dari 4 daerah pemilihan di Kabupaten Sikka.

Pada Pemilu 2019 kali lalu, PAN Sikka mengutus 3 wakil yakni Fransiskus Ropi Sinde dari Dapil Sikka 1, Filario Charles Betrandi dari Dapil Sikka 2, dan Philipus Fransiskus dari Dapil Sikka 3. Tiga petahana ini gagal kembali ke Gedung DPRD Sikka.

Pada Dapil Sikka 1, PAN Sikka menang di Kecamatan Palue dengan perolehan 861 suara. Fransiskus Ropi Sinde unggul dengan 858 suara.

Perolehan suara PAN juga cukup baik di Kecamatan Alok Barat dengan mengumpulkan 1.178 suara, di bawah PKS 1.514 suara dan PPP 1.302 suara. PAN bahkan melebihi PDIP yang hanya bisa mengumpulkan 1.125 suara.

Baca Juga :  Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

PAN gagal berekspresi di Kecamatan Alok Timur dan Alok. Suara PAN terbilang rendah, karena hanya berhasil mendapat 503 suara di Alok Timur dan 322 suara di Alok.

Secara keseluruhan di Dapil Sikka 1, PAN mengoleksi 2.884 suara, dan berada di posisi ke-13. Alokasi kursi Dapil Sikka 1 sebanyak 11, dengan demikian PAN gagal memperoleh kursi.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru