Gelombang Tinggi Terjang Perahu, Seorang Nelayan di Sikka Hilang Terseret Arus

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 12 Maret 2024 - 14:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 385 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian nelayan yang hilang di pantai selatan Lela Kabupaten Sikka, Selasa (12/3)

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian nelayan yang hilang di pantai selatan Lela Kabupaten Sikka, Selasa (12/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Cuaca ekstrim di Kabupaten Sikka beberapa hari terakhir ini mengakibatkan terjadi gelombang tinggi pada semua perairan pantai di daerah itu.

Meski sadar akan risiko yang bakal dihadapi, kondisi ini tidak menyurutkan semangat nelayan untuk melaut. Seperti yang dilakukan Makarius Sareng 60 tahun dan Stefanus Karwayu 44 tahun. Bapak dan anak warga Kecamatan Lela ini nekad melaut pada Senin (11/3) sore. Keduanya menggunakan sebuah perahu.

Belakangan terbetik kabar hanya Stefanus Karwayu yang kembali pulang ke rumah. Sementara Makarius Sareng, hingga Selasa (12/3) pagi tadi tidak diketahui keberadaannya.

Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan memastikan Makarius Sareng mengalami kecelakaan laut. Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian.

Baca Juga :  Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

“Pagi tadi Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian korban,” jelas Supriyanto Ridwan melalui rilis yang disampaikan kepada media ini, Selasa (12/3).

Supriyanto Ridwan menjelaskan pihaknya menerima informasi kecelakaan laut dari keluarga korban. Menurut keluarga korban, ujar Supriyanto Ridwan, gelombang tinggi di tengah laut menerjang perahu korban.

Berita Terkait

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT
Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator
Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi
Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis
Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WITA

Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:14 WITA

Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:05 WITA

Anak-Anak di Nitunglea-Palue Lewati 5 Titik Longsoran Ekstrim Demi Ambil Bantuan Sembako

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi menyerahkan bantuan tenda kepada warga terdampak gempa bumi tektonik di Kecamatan Talibura, Sabtu (22/8)

Bencana Alam

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:33 WITA