


Maumere-SuaraSikka.com: Seorang Caleg Terpilih DPRD Sikka berinitial YS diduga kuat terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Bahkan salah satu tenaga kerja yang direkrut secara ilegal, dikabarkan meninggal dunia karena ditelantarkan.
Hal ini diungkapkan Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia Wilayah NTT Meridian Dewanta, melalui rilis yang diterima media ini, Rabu (3/4) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan dari berbagai informasi yang diterimanya, diketahui YS alias Joker selama ini merupakan perekrut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sikka untuk dipekerjakan pada perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur. Bahkan ada segolongan masyarakat yang menyebut YS alias Joker sebagai calo TKI Ilegal.
Data yang diperoleh Meridian Dewanta, dalam kurun waktu tahun 2023 hingga Maret 2024, YS alias Joker terindikasi telah melakukan serangkaian tindakan berupa perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau
penerimaan terhadap 72 orang dari berbagai desa di Kabupaten Sikka yang dijanjikannya akan dipekerjakan pada perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur.
Sebanyak 72 orang tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Laurens Say Maumere menggunakan KM Lambelu pada 12 Maret 2024.
“Kami memiliki bukti-bukti yang valid bahwa YS alias Joker selaku perekrut tidak memiliki Surat Tugas atau Surat Penunjukan dari
perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk merekrut tenaga kerja, dan juga tidak memiliki dokumen Surat Perjanjian Kerja antara 72 orang asal Kabupaten Sikka tersebut dengan pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit,” ungkap Meridian Dewanta.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












