
Maumere-SuaraSikka.com: Pilkada Sikka 2024 terus menjadi diskusi menarik. Independen sudah selesai dengan dua bakal pasangan calon. Pada level partai politik, proses pendaftaran sudah ditutup. Terakhir, Partai Gerindra menutup pendaftaran pada Rabu (15/5).
Jalur perseorangan kini memasuki tahapan verifikasi administrasi. Selanjutnya nanti dua kali verifikasi faktual. Sementara partai-partai politik dan para kandidat tengah sibuk membangun koalisi. Sebuah interaksi politik yang susah-susah gampang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Media ini mencatat terdapat 25 kandidat yang memastikan ikut dalam proses kontestasi Pilkada Sikka. Terdapat 14 kandidat Bupati Sikka, dan 11 kandidat Wakil Bupati Sikka. Yofani Maria Renya Rosari dari Partai Nasdem, satu-satunya perempuan yang ikut kontestasi, selebihnya adalah kaum Adam.
Kandidat dengan latar belakang politisi, mendominasi perhelatan politik ini. Jumlahnya 15 orang, terdiri dari 8 Bakal Calon Bupati, dan 7 Bakal Calon Wakil Bupati. Sedangkan 10 orang lainnya terdiri dari 6 Bakal Calon Bupati dan 4 Bakal Calon Wakil Bupati, berlatarbelakang beragam, dari pensiunan birokrat, pengusaha, jurnalis, birokrat aktif, hingga petani milenial.
Tiga ketua partai politik di Kabupaten Sikka tercatat dalam kontestasi. Mereka adalah Ketua PDIP Fransiskus Roberto Diogo, Ketua Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say, dan Ketua PSI Mathias Marianus Yanes Mekeng. Fransiskus Roberto Diogo merupakan petahana, Fransiskus Stephanus Say adalah anggota DPRD Sikka, dan keseharian Mathias Marianus Yanes Mekeng adalah pengusaha.
Terdapat 4 kader Partai Nasdem yang ikut bertarung. Ini jumlah paling banyak. Rafael Raga, Agustinus Romualdus Heni, Yofani Maria Renya Rosari Francis dan Agustinus Boy Satrio. Lalu menyusul 3 kader PDIP yakni Fransiskus Roberto Diogo, Donatus David dan Emanuel Kolfidus.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












