“Namun demikian, jarak elektoral relatif sempit meski waktu tersisa kurang dari dua bulan,” ujar dia.
Adapun tiga parameter teratas terkait pertimbangan responden dalam memilih calon pemimpin di NTT, di antaranya karena perhatian dengan rakyat, putra daerah, dan berpengalaman di pemerintah.
Burhanuddin pun menilai dinamika elektoral pada pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT ke depan masih sangat berpeluang untuk berubah, terutama karena tingkat keterkenalan calon yang belum optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menilai kandidat yang berhasil menjangkau paling banyak pemilih dalam sisa waktu ke depan yang paling berpotensi memenangkan Pilkada NTT.
“Dan bukan hanya sekedar masif, kerja sosialisasi ke depan juga harus efektif dan sangat berkualitas,” ujar dia.
Adapun survei dilakukan selama periode 28 September-5 Oktober dengan penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












