Survei Indikator: Elektabilitas Ansy-Jane Unggul di Pilgub NTT

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 10 Oktober 2024 - 11:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 248 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan CLon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto

Pasangan CLon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto

Maumere-SuaraSikka.com: Hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia mencatat tingkat keterpilihan atau elektabilitas Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT nomor urut 1 Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto masih unggul dari dua pasangan lain yang menjadi rivalnya pada Pilgub NTT 2024.

Pendiri dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebut berdasarkan simulasi tiga nama calon, pasangan Ansy-Jane memperoleh 33,5 persen.

Kemudian menyusul pasangan calon nomor urut 2 Emanuel Melkiades Laka Lena-Johanis Asadoma (Melki-Johni) dengan raihan 26,7 persen. Lalu pasangan calon nomor urut 3 Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (Siaga) dengan 22,5 persen.

Responden yang belum menentukan pilihan atau menjawab tidak tahu sebesar 17,3 persen persen.

“Sementara ini, pasangan Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto unggul signifikan dari para pesaingnya dan paling berpeluang menang dalam Pilkada NTT Nopember 2024 mendatang,” ujar Burhanuddin dalam rilis temuan survei yang diunggah melalui kanal YouTube Indikator Politik Indonesia, Rabu (9/10).

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Pasangan Ansy-Jane didukung PDI Perjuangan, Partai Hanura, PBB, dan Partai Buruh. Kemudian Melki-Johni didukung Partai Golkar, Partai Gerindra, PSI, PPP, Partai Perindo, Partai Garuda, Partai Gelora, PAN, Partai Demokrat, PKN, dan Prima. Sementara Simon-Adrianus didukung Partai NasDem, PKB, dan PKS.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA