Dewi Leba, Perempuan Cantik dari Kefa, Moderator Debat Paslon di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 22 Oktober 2024 - 23:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,326 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewi Leba, moderator debat Paslon di Pilkada Sikka

Dewi Leba, moderator debat Paslon di Pilkada Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Debat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dijadwalkan pada Kamis (24/10). Kegiatan politik ini akan dimoderatori seorang perempuan cantik asal Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara. Dia adalah Dewi Melania Trianty Leba, yang familiar disapa Dewi Leba.

Perempuan kelahiran Sulawesi Selatan ini kini berumur 30 tahun. Dia pernah menjadi presenter TV lokal dan nasional dan juga pernah menjadi penyiar Radio Suara Kupang.

Kini Dewi Leba bergerak dalam bidang enterpreneur. dan mengasuh program digitalnya sendiri bernama Digital Hangout with Dewi Leba.

Dewi Leba menamatkan sekolah di SDK 1 Yaperna Kefamenanu, SMP Santo Xaverius Putri, dan SMAN 1 Kefamenanu. Kemudian melanjutkan studi di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, dan jenjang yang lebih tinggi di Universitas Mercu Buana Jakarta.

Ketika kuliah di Kupang, Dewi Leba mengisi waktu dengan bekerja sebagai MC, penyiar radio, dan penyiar TV lokal. Dia melakukan pekerjaan sambilan tersebut untuk bisa menambah kebutuhan kuliah dan keperluan sehari-hari. Dia cukup pintar membagi waktu, sehingga bisa selesai kuliah tepat waktu.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Setelah selesai dari Unwira Kupang, Dewi Leba memutuskan ke Jakarta. Dia ingin mewujudkan mimpinya MC dan presenter TV nasional. Dia sempat mengambil kelas Broadcasting untuk memperdalam kemampuannya.

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru