Pemkab Sikka Buka Posko Pengungsi di Waigete, Sudah Tampung 1.000 Orang

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 13 November 2024 - 17:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 638 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi di lokasi pengungsian L-PUT Waigete, Rabu (13/11)

Situasi di lokasi pengungsian L-PUT Waigete, Rabu (13/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Eskalasi dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki semakin tinggi dirasakan masyarakat pada beberapa kecamatan di Kabupaten Sikka.

Terhadap hal ini, Pemkab Sikka berinisiatif membuka Posko Pengungsian di Kecamatan Waigete. Setidaknya sudah 1.000 orang yang diungsikan ke lokasi yang baru ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera menyebut lokasi penampungan pengungsi di Waigete diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Talibura dan Kecamatan Waiblama yang terdampak erupsi. Bisa juga bagi warga Flotim yang mengungsi secara mandiri ke Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Anggota TNI membantu pengungsi di L-PUT Waigete

“Terdapat kurang lebih 1.000 warga telah tertampung,” sebut Penjabat Bupati Sikka saat memberikan sambutan pada pelantikan Pimpinan DPRD Sikka Periode 2024-2029, Rabu (13/11).

Pada momen itu, Penjabat Bupati Sikka juga  menginformasikan bahwa wilayah Kabupaten Sikka kini dinyatakan dalam status Siaga Darurat Bencana karena sebagian besar wilayah mengalami dampak erupsi.

Baca Juga :  Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

“Oleh karena itu, kepada Pimpinan dan Anggota DPRD kami mengajak untuk bergotong-royong, bahu-membahu mengamankan dan menyamankan masyarakat kita yang sedang dalam kesulitan. Kita berharap dan berdoa agar masa sulit ini segera berlalu,” ujar dia.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru