Dukung Produktivitas Pertanian Flores, Pupuk Indonesia Ajak Petani Terdaftar di Sikka Tebus Pupuk dengan KTP di Kios

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 29 Januari 2025 - 19:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,880 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi meninjau mitra kios

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi meninjau mitra kios

“Menebusnya cukup bawa KTP tetapi petaninya harus terdaftar pada RDKK terlebih dahulu. Pada tahun 2025 ini merupakan sejarah untuk proses penebusan. Kami berhasil melayani penebusan mulai 1 Januari 2025, jam 00.00 lewat 22 detik ada petani asal Lampung yang melakukan penebusan dan kita akumulasi hingga sore hari tercatat ada sekitar 4.500-an transaksi penebusan pupuk pada awal tahun 2025, ini merupakan sejarah,” ungkap Rahmad Pribadi.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Bagi petani yang belum terdaftar, Rahmad Pribadi  mengatakan masih bisa mendapatkan pupuk bersubsidi dengan memanfaatkan kebijakan pendaftaran yang dibuka Pemerintah setiap empat bulan sekali sesuai Permentan Nomor 1 Tahun 2024.

Menurut Rahmat Pribadi, Kabupaten Sikka adalah salah satu produsen kakao terbesar di NTT. Pemerintah Pusat sudah menyediakan pupuk untuk petani kakao, dan Pupuk Indonesia sudah menyediakan stok pupuknya. Jika petani belum terdaftar maka bisa memanfaatkan periode pendaftaran yang ditetapkan setiap empat bulan sekali, pendaftaran bisa langsung ke PPL (penyuluh pertanian). Pupuk Indonesia akan ikut kawal membantu petani untuk bisa terdaftar.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA