AHP mengaku sengaja memberikan sertifikat agar publik tahu mahasiswa tersebut pernah mendapatkan beasiswa. Selain itu, kata dia, sertifikat juga sebagai media pertanggungjawaban akademis agar penerima KIP Kuliah Aspirasi melaksanakan kuliah dengan benar dan tepat waktu.
“Semoga adik-adik nanti lulus tepat waktu, menjadi lulusan terbaik, supaya bisa meraih masa depan yang gemilang,” harap Andreas Hugo Pareira.
Saat pembagian sertifikat secara simbolis, AHP didampingi Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera dan Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi. Di Unipa, tampak hadir juga Rektor Unipa Maumere Jonas KGF Gobang, dan di Stikes didampingi Direktur Stikes Maria K Ringgi Kuwa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Andreas Hugo Pareira mengatakan penerima KIP Kuliah Aspirasi diseleksi secara ketat. Karena itu, kata dia, penerima KIP Kuliah Aspirasi merupakan mahasiswa-mahasiswa pilihan.
“Ada seleksi, lalu wawancara, nanti hasilnya diserahkan ke saya. Yang saya tahu inilah mahasiswa yang siap kuliah dan siap selesai tepat waktu. Lewat dari kesepakatan, urus sendiri,” ujar AHP.
Dalam pemberian KIP Kuliah Aspirasi ini, ada kesepakatan tidak tertulis antara AHP dan penerima beasiswa. Dua hal penting yang disepakati yakni kuliah selesai tepat waktu, dan menoreh minimal IPK 3,5.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












